Jacques Villeneuve: Leclerc Harus Prioritaskan Kemenangan, Bukan Loyalitas di Ferrari
Kamis, 07 Agu 2025, 07:00 WIBPARIS - Mantan juara dunia Formula 1, Jacques Villeneuve, mempertanyakan keputusan Ferrari memperpanjang kontrak Fred Vasseur hingga 2026. Ia menilai langkah tersebut lebih mencerminkan kenyamanan internal ketimbang dorongan prestasi di lintasan.
Dalam wawancaranya bersama La Gazzetta dello Sport, Villeneuve menyebut bahwa Ferrari tampaknya lebih mengedepankan keharmonisan tim ketimbang pencapaian nyata. âJika mereka memilih untuk melanjutkan dengan Vasseur, itu berarti para pembalap merasa nyaman dan terlindungi di bawah kepemimpinannya,â ujarjuara dunia 1997 itu. âMereka telah membentuk kelompok bertiga,Vasseur, Leclerc, dan Sainzdan itu bisa bagus untuk masa depan. Tapi jika dilihat dari hasil, Ferrari belum berkembang secara signifikan.â
Villeneuve juga menyoroti pernyataan Charles Leclerc yang kerap menyebut bahwa menjadi juara dunia bersama Ferrari akan lebih bermakna dibanding memenanginya bersama tim lain. Menurutnya, pandangan itu tidak realistis dalam dunia balap profesional yang menuntut hasil konkret.
âPesan itu memang bagus untuk tim dan fans, tapi saya tidak yakin itu mencerminkan kenyataan,â ujar Villeneuve. âSeorang pembalap sejati hanya ingin menang, di mana pun. Menang bersama Ferrari tentu akan lebih spesial, tapi waktu terus berjalan dan setiap pembalap harus membuat keputusan cerdas tentang masa depannya.â
Villeneuve mengingatkan bahwa loyalitas tanpa hasil hanya akan menghambat karier seorang pembalap. Ia menyarankan Leclerc untuk mulai memikirkan langkah alternatif jika Ferrari gagal memberikan mobil yang kompetitif dalam waktu dekat.
Sementara itu, performa Lewis Hamilton yang masih belum optimal di musim pertamanya bersama Ferrari juga menjadi perhatian Villeneuve. Ia menilai adaptasi pembalap Inggris itu terganggu oleh perbedaan budaya kerja yang signifikan antara Mercedes dan Ferrari.
âDia datang dari lingkungan dengan pendekatan yang sangat berbeda,metode Inggris dan Jerman,â kata Villeneuve. âDi Ferrari, masih ada banyak kebingungan, bahkan dalam komunikasi radio, dan itu jelas tidak membantu proses adaptasinya.â
Villeneuve menyebut musim 2025 sebagai momen penentu bagi Hamilton. âMobil tahun ini bukan dirancang untuknya. Tapi musim depan akan menjadi ujian sebenarnya. Persaingan langsung dengan Leclerc akan jadi sorotan utama. Untuk saat ini, kehadiran Hamilton belum memberikan dampak seperti yang diharapkan,â ujarnya.
Dengan Red Bull dan McLaren terus menunjukkan peningkatan performa, Ferrari berada di bawah tekanan besar. Villeneuve menegaskan bahwa waktu tidak berpihak pada pembalap yang menunggu terlalu lama. Baik Leclerc maupun Hamilton dituntut mengambil keputusan rasional demi karir mereka masing-masing.
âPada akhirnya, menang adalah satu-satunya hal yang penting di Formula 1. Loyalitas memang indah, tapi tidak akan berarti tanpa hasil nyata,â pungkas Villeneuve.
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Benny Mudesta Putra
Berita Terkait:
-
Korsel-Ukraina Bahas Tawanan Perang Korut
-
Bupati Magelang Resmikan Wayang Relief di Borobudur, Inovasi Budaya Angkat Warisan Candi Jadi Karya Modern
-
Bukan Cuma SATRIA-1, BAKTI Gencarkan Ribuan BTS 4G untuk Wilayah 3T
-
Komut Pertamina: Inovasi, Profesionalisme, dan Empati Jadi Kunci Pelayanan kepada Masyarakat
-
Russia Mungkin Akan Menyerang Negara-Negara NATO 'Dalam Waktu Relatif Singkat'
-
Alibaba.com Perkuat Ekspor UKM Lewat Agen AI dan Kompetisi Inovasi 2 Miliar Rupiah
-
BPBD Temanggung Imbau Pendaki Tidak Membuat api Unggun saat Kemarau
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.