Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

HTMS Chakri Naruebet, Kapal Induk Andalan Thailand di Era Militer Modern

📅 Kamis, 07 Agu 2025, 19:15 WIB | Oleh:
HTMS Chakri Naruebet, Kapal Induk Andalan Thailand di Era Militer Modern Doc: Istimewa
Ket. HTMS Chakri Naruebet

JAKARTA - Thailand, salah satu negara di Asia Tenggara, telah lama dikenal sebagai kekuatan militer regional. Dalam sejarahnya, Thailand telah mengembangkan kekuatan angkatan lautnya untuk menjaga kedaulatan maritim di wilayahnya.

Dalam perjalanan menuju era militer modern, Thailand telah menorehkan tonggak penting dengan kehadiran kapal induknya yang pertama: HTMS Chakri Naruebet.

Dikenal juga sebagai "Sang Naga Laut", HTMS Chakri Naruebet merupakan kapal induk kelas Mistral yang dipesan dari Prancis pada tahun 1997.Kapal ini memiliki diameter panjang 213 meter, lebar 32 meter, dan berat standar 15.000 ton.

Kapal induk ini mampu membawa 14 helikopter, 4 pesawat tempur, dan 1 pengangkut amunisi. Sedangkan mesin perang canggih yang dimiliki HTMS Chakri Naruebet menjadikannya platform penting dalam berbagai misi, antara lain pengamanan wilayah maritim Thailand karena HTMS Chakri Naruebet ini berperan vital dalam mempertahankan kedaulatan laut Thailand dan melindungi jalur pelayaran penting di wilayah tersebut.

Selain itu HTMS Chakri Naruebet dilengkapi dengan sistem pertahanan udara dan permukaan yang canggih, memungkinkan kapal ini untuk melawan ancaman kapal perang musuh.

Kapal induk ini juga dapat dikerahkan untuk operasi penyelamatan dan bantuan bencana di laut, menyediakan dukungan logistik dan medis bagi penduduk yang terdampak bencana. Pada 2004, HTMS Chakri Naruebet dilibatkan dalam operasi bantuan bencana setelah terjadi malapetaka gempa bumi dan tsunami dahsyat di Samudra Hindia.

Kehadiran HTMS Chakri Naruebet yang juga dijukui sebagai Thai-tanic itu pun menjadi simbol kemajuan militer Thailand di era modern, meningkatkan kemampuan Angkatan Laut Thailand dalam menjaga perdamaian dan keamanan regional.

Meskipun HTMS Chakri Naruebet merupakan aset strategis bagi Thailand, kapal induk ini juga menghadapi tantangan apalagi kapal induk membutuhkan biaya pemeliharaan yang sangat tinggi, termasuk biaya penggantian suku cadang dan perawatan rutin.

Karenasebagian besar sistem dan teknologi pada HTMS Chakri Naruebet berasal dari luar negeri, yang berarti Thailand perlu bergantung pada negara-negara lain untuk dukungan dan perawatan.

Kemajuan teknologi militer global yang cepat memerlukan Thailand untuk terus berinvestasi dalam modernisasi dan pengembangan kapal induknya agar tetap relevan dalam menghadapi ancaman masa depan.

Meskipun demikian, HTMS Chakri Naruebet tetap menjadi simbol kekuatan militer Thailand dan komitmennya untuk menjaga keamanan maritim di Asia Tenggara.Kehadiran kapal induk ini diharapkan dapat mendorong pengembangan industri pertahanan nasional Thailand dan meningkatkan kolaborasi militer regional. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Apakah Ada yang Tahu Apa Itu Jelekongism

3 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Apakah Ada yang Tahu Apa It...

Pelatih PSS: Banyak Sekali yang Harus Dibenahi

3 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pelatih PSS: Banyak Sekali ...
Olahraga
Marc Marquez Juara Sprint M...
Olahraga
Sinner Mundur dari Shanghai...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.