- Home
-
- Megapolitan
-
- Gubernur Pramono Resmikan ...
Gubernur Pramono Resmikan Gedung MUI, DMI, dan IPQAH Jakarta Selatan
Kamis, 07 Agu 2025, 13:15 WIBJAKARTA â Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, meresmikan Gedung Majelis Ulama Indonesia (MUI), Dewan Masjid Indonesia (DMI), dan Ikatan Persaudaraan Qari-Qariah dan Hafiz-Hafizah (IPQAH) Kota Administrasi Jakarta Selatan, Kamis (7/8). Acara peresmian berlangsung di Jalan Ciputat Raya, Kebayoran Lama, dan dihadiri oleh Wali Kota Jakarta Selatan, M. Anwar.
Dalam sambutannya, Gubernur Pramono mengapresiasi seluruh jajaran MUI, DMI, dan IPQAH Jakarta Selatan atas kerja keras mereka dalam mewujudkan pembangunan gedung tersebut. Ia juga menyampaikan komitmennya untuk membantu penyelesaian gedung yang belum sepenuhnya rampung.
"Alhamdulillah, hari ini saya bersyukur diundang untuk meresmikan gedung MUI, sekaligus DMI dan IPQAH Kota Jakarta Selatan. Gedung ini sangat representatif. Meskipun belum sepenuhnya selesai, kami akan mencari cara untuk membantu penyelesaiannya," ujarnya.
Gubernur Pramono menekankan bahwa gedung ini tidak hanya berfungsi sebagai bangunan fisik semata, tetapi juga menjadi simbol penguatan peran keulamaan dan kepemimpinan umat di masyarakat perkotaan. Ia berharap fasilitas ini dapat menjadi pusat dakwah, pendidikan, pembinaan umat, dan simpul koordinasi antar lembaga keagamaan.
Sebagai kota megapolitan yang dihuni oleh masyarakat beragam dari sisi agama dan budaya, Jakarta, menurutnya, membutuhkan sinergi antara pemerintah dan lembaga keagamaan. MUI, DMI, dan IPQAH disebutnya memiliki peran penting dalam menjaga ketahanan sosial dan menanamkan nilai akhlakul karimah dalam kehidupan sehari-hari.
"Sebagai kota megapolitan dengan penduduk yang beragam, baik dari sisi keyakinan maupun budaya, Jakarta memerlukan kolaborasi erat antara pemerintah dan institusi keagamaan. MUI, DMI, dan IPQAH memiliki peran strategis dalam memperkuat ketahanan sosial, menanamkan nilai-nilai akhlakul karimah, serta merawat harmoni antarumat beragama yang menjadi fondasi utama kota ini," jelasnya.
Ia menambahkan bahwa Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terus berkomitmen dalam memperkuat kelembagaan keagamaan. Hal ini dilakukan melalui penyediaan sarana dan prasarana, pelatihan dai dan pendamping rohani, program ketahanan keluarga berbasis masjid, hingga kegiatan sosial-keagamaan yang inklusif dan membangun masyarakat.
"Kolaborasi antara ulama dan umara harus terus diperkuat. Inilah bentuk nyata ikhtiar kita bersama membangun Jakarta, bukan hanya sebagai kota yang maju secara infrastruktur, tetapi juga kokoh dalam nilai, bermartabat dalam karakter, dan penuh keberkahan dalam kehidupan warganya. Semoga gedung ini menjadi pusat kegiatan yang menebar kebaikan bagi umat dan bangsa," pungkasnya.
Peresmian gedung ini turut dihadiri Ketua DPRD DKI Jakarta, Khoirudin, serta Ketua MUI Jakarta Selatan, Nawawi Halim. Acara berlangsung khidmat dan menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antara unsur pemerintah dan lembaga keagamaan di Ibu Kota.
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Paundra Zakirulloh
Berita Terkait:
-
FIFA ASEAN Cup 2026: Pemprov DKI Siapkan Lapangan Soemantri dan Banteng
-
Pemkot Jakarta Pusat Dorong Persis Perkuat Peran Bangun Masyarakat Religius dan Harmonis
-
Progres LRT Jakarta Velodrome–Manggarai 97,9 Persen, Siap Operasi Akhir Agustus
-
Arah Kebijakan MUI DKI 2025–2030 Resmi Didukung Pemprov DKI Jakarta
-
Normalisasi Kali Cakung Lama Ditarget Selesai 2028, Diproyeksi Redam Banjir 20 Persen
-
Batal Rilis 26 Agustus, Ini Rincian Rute LRT Kelapa Gading-Manggarai yang Disempurnakan
-
Lantik 1.500 Pengurus FUHAB, Gubernur Pramono Tekankan Pentingnya Toleransi
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.