Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Cegah Banjir, Pemkot Tangerang Keruk Kali untuk Menambah Kapasitas Tampung Air

3 Kamis, 07 Agu 2025, 09:27 WIB | Oleh:
Cegah Banjir, Pemkot Tangerang Keruk Kali untuk Menambah Kapasitas Tampung Air Cegah Banjir, Pemkot Tangerang Keruk Kali untuk Menambah Kapasitas Tampung Air Doc: Pemkot Tangerang
Ket. Wali Kota Tangerang Sachrudin meninjau proses pengerukan kali wetan dalam rangka meningkatkan daya tampung air dan mencegah banjir di pemukiman.

TANGERANG - Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang, Banten, melakukan pengerukan dan pembersihan aliran Kali Wetan menggunakan alat berat untuk menambah kapasitas tampung air sebelum bermuara ke Kali Angke sebagai solusi mencegah banjir di pemukiman.

Wali Kota Tangerang Sachrudin di Tangerang, Kamis, mengatakan pengerukan ini juga merupakan upaya pemetaan kewenangan antara pemerintah pusat, provinsi, dan daerah, sehingga penanganan banjir dapat dilakukan secara terpadu dan sistematis.

"Kawasan Puri Kartika di Ciledug yang masuk dalam titik rawan banjir, kita carikan solusinya dengan pengerukan di Kali Wetan setelah dilakukan penyisiran sebelumnya oleh petugas mengenai penyebab banjir," kata Sachrudin

Selain Pemkot Tangerang sedang memetakan penyelesaian banjir di Perumahan Duren Villa, Kelurahan Sudimara Selatan, Kecamatan Karang Tengah, serta kawasan Poris Paradise di Kecamatan Cipondoh.

Kedua lokasi tersebut kerap terdampak saat hujan deras, sehingga menjadi prioritas dalam skema penanganan banjir terpadu oleh Pemkot Tangerang dan Pemprov Banten.

"Penanganan awal yakni pembuatan turap dan peninggian turap yang sudah ada agar tak ada limpasan," ujarnya.

Wali Kota Sachrudin menegaskan melalui langkah-langkah nyata seperti normalisasi sungai, peninggian tanggul, serta sinergi lintas sektor dan wilayah, Pemkot Tangerang berharap dapat menekan risiko banjir secara signifikan, sekaligus menciptakan lingkungan yang lebih aman dan nyaman bagi seluruh warga kota.

"Kami ingatkan lagi, jangan buang sampah sembarangan karena akan menyebabkan banjir. Ini temuan kami dari susur Kali Angke beberapa waktu lalu. Ada gunungan sampah di tengah kali sehingga menghambat aliran," katanya.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Tangerang Taufik Syahzaeni mengatakan kegiatan normalisasi kali dan sungai yang menjadi kewenangan Pemprov Banten maupun Balai Besar Sungai Wilayah Ciliwung Cisadane, seperti Kali Angke dan Cisadane, telah dikoordinasikan.

"Kami sudah kasih peta titiknya untuk dilakukan normalisasi dan berharap bisa segera," ujarnya.

Kepala Bidang Tata Air Dinas PUPR Kota Tangerang Teja menambahkan kegiatan pembangunan dan rehabilitasi turap di sejumlah wilayah hampir sebagian besar rampung.

Pihaknya mencatat ada 27 yang dilakukan rehabilitasi dan 18 pembangunan turap baru. Adapun yang besar ada di Kali Ledug, Kelurahan Gebang Raya, Kecamatan Periuk yakni pembangunan turap sepanjang 310 meter.

Pemkot Tangerang juga menargetkan pembangunan infrastruktur turap dapat dituntaskan sepenuhnya pada akhir bulan depan. Saat ini yang masih dalam proses percepatan pembangunan ada di tujuh titik.

"Nantinya, kami akan menambah jumlah pekerja untuk mempercepat penuntasan pembangunan yang ditargetkan bisa rampung akhir Agustus atau awal September. Jadi, sebelum musim hujan tiba lagi semua turap bisa selesai dibangun,” ucapnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta

Rupiah Masih Rentan - 3 November 2026

43 menit yang lalu | Rizal Azhari

Ekonomi
Rupiah Masih Rentan - 3 Nov...
Megapolitan
Prioritaskan Persija, Pramo...
Megapolitan
Udara Jakarta Memburuk! Sel...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Polemik Kadar Emas, Konsumen Soroti Perbedaan Hasil Pengujian

Polemik Kadar Emas, Konsumen Soroti Perbedaan Hasil Pengujian

02 Nov 2026
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.