Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BPS: Program MBG Mulai Ikut Dorong Perekonomian Bengkulu

📅 Rabu, 06 Agu 2025, 13:17 WIB | Oleh: Tim Penulis
BPS: Program MBG Mulai Ikut Dorong Perekonomian Bengkulu Doc: ANTARA 
Ket. Kepala BPS Provinsi Bengkulu Win Rizal di Bengkulu, Rabu (06/08/2025).

BENGKULU – Badan Pusat Statistik (BPS) menyebutkan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dibuat pemerintah pusat kini mulai mendorong pertumbuhan ekonomi Provinsi Bengkulu.

"MBG memang namanya program strategis harusnya selain untuk peningkatan kualitas khususnya untuk rumah tangga sasaran, juga berdampak seyogyanya berdampak terhadap perekonomian. Dan kini MBG sudah mulai berdampak pada perekonomian Bengkulu," kata Kepala BPS Provinsi Bengkulu, Win Rizal, di Bengkulu, Rabu (06/8).

Kementerian Keuangan (Kemenkeu) melalui Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) mencatat sebanyak 20.309 siswa di lima wilayah di Provinsi Bengkulu memanfaatkan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dari pemerintah pusat.

Jumlah tersebut ternyata, menurut Win Rizal, telah menstimulasi peningkatan perekonomian di sektor perdagangan. Hal itu dicatat pada perkembangan ekonomi triwulan II 2025.

Sektor perdagangan besar dan eceran tumbuh pada angka 3,89 persen pada triwulan II 2025, lebih baik dari triwulan I yang tumbuh 3,82 persen.

"Di situ banyak kebutuhan untuk MBG ini, paling tidak untuk bahan bakunya, beras, telur, ayam, dan sebagainya. Kalau saya lihat ini, sebagian masih berdampak di sisi perdagangannya," katanya. 

Menurut dia, pemenuhan kebutuhan bahan pangan untuk program MBG menggerakkan beberapa sektor di perdagangan di Provinsi Bengkulu. Namun, program tersebut belum terlalu berdampak pada sektor produksi, bahan baku, yakni pertanian daerah.

"Jadi hanya perdagangannya saja yang terimbas. Nah perdagangannya sudah berdampaknya seperti ini, bagaimana kalau sampai misalkan bahan baku khusus disediakan dari daerah sendiri, dari peternakannya, dari tanaman pangannya, dari industrinya, itu akan lebih berdampak lagi MBG ini terhadap perekonomian Bengkulu," ujar dia.

Untuk memastikan itu, menurut dia, peran daerah meningkatkan kualitas dan kuantitas produksi bahan pangan berperan penting untuk memastikan mampu menjadi pemasok komoditas program MBG.

"Kalau ini mampu disediakan atau mampu disuplai oleh Bengkulu sendiri, ini akan lebih berdampak lagi," ujar dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Memahami Kaum Furry, Orang-orang yang Mengidentifikasi Dirinya sebagai Binatang
    Nah thats right thank you ~
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Kemenperin: Ekspor Mainan Indonesia Naik 8,2 Persen

29 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Ekonomi
Kemenperin: Ekspor Mainan I...
Nasional
2.000 Siswa SMK Bakal Magan...
Advertisement
Final FIFA Asean Cup 2026 Indonesia vs Thailand: Skuad Garuda Unggul Produktivitas, Gajah Perang Andalkan Pengalaman

Final FIFA Asean Cup 2026 Indonesia vs Thailand: Skuad Garuda Unggul Produktivitas, Gajah Perang Andalkan Pengalaman

05 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.