Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BPBD Kepulauan Seribu Sosialisasikan Kesiapsiagaan Tsunami di Pulau Untung Jawa

📅 Rabu, 06 Agu 2025, 17:55 WIB | Oleh:
BPBD Kepulauan Seribu Sosialisasikan Kesiapsiagaan Tsunami di Pulau Untung Jawa Doc: ANTARA/HO-Pemkab Kepulauan Seribu
Ket. Petugas BPBD Kepulauan Seribu menyosialisasikan rambu-rambu selamat tsunami dalam pelatihan yang digelar di Kelurahan Pulau Untung Jawa pada Senin (4/8).

JAKARTA -  Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kepulauan Seribu meningkatkan kesiapsiagaan warga pesisir Pulau Untung Jawa, DKI Jakarta, dalam menghadapi potensi tsunami.

"Kami lakukan sosialisasi dan pendampingan yang dilaksanakan di Kelurahan Pulau Untung Jawa, Kecamatan Kepulauan Seribu Selatan, agar masyarakat memiliki pengetahuan akan potensi bencana tersebut," kata Kepala Satgas BPBD Kepulauan Seribu, Mansyah di Jakarta, Rabu,

Ia mengatakan bahwa peran aktif masyarakat lokal, dalam membentuk sistem tanggap darurat yang efektif di tingkat komunitas sangat penting dalam membangun kesiapsiagaan menghadapi bencana.

Dia berharap masyarakat semakin sadar risiko dan siap menghadapi keadaan darurat ke depan. "Kami akan terus memperluas cakupan edukasi kebencanaan di wilayah Kepulauan Seribu," katanya.

Pihaknya menghadirkan Danru P2B BPBD Kepulauan Seribu, Iwan bersama Muhammad Teguh Aji Saputra dan narasumber lainnya untuk memberikan materi pemahaman dasar mengenai potensi ancaman tsunami serta teknik evakuasi mandiri.

Selain itu pentingnya membangun koordinasi lintas elemen dalam penanggulangan bencana.

Menurut dia, kegiatan ini menjadi bentuk sinergi antara BPBD, mahasiswa dan masyarakat dalam membangun budaya siaga bencana, khususnya di wilayah pesisir seperti Pulau Untung Jawa.

Kegiatan sosialisasi ini merupakan bagian dari pendampingan Program Pengabdian Kepada Masyarakat yang dilaksanakan oleh mahasiswa STIE Dharma Bumiputera dan didukung BPBD Kepulauan Seribu.

Total ada 25 peserta dari berbagai unsur masyarakat, seperti Karang Taruna, RT/RW, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), relawan lokal, unsur Kelurahan Pulau Untung Jawa, Bhabinkamtibmas, Lembaga Musyawarah Kelurahan (LMK), Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) serta para Ketua RT dan RW setempat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
Nasional
Indonesia Dorong Reformasi ...
Luar Negeri
Trump Perkirakan Perundinga...

Naik Kendaraan Umum Harus Mulai Dibiasakan Kaum Muda

51 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Naik Kendaraan Umum Harus M...
Luar Negeri
Roket Starship SpaceX Berha...
Olahraga
Mbappe Cedera Lutut, Tingga...
Advertisement
FIFA Asean Cup 2026: Drama VAR! Thom Haye Kartu Merah, Indonesia Vs Malaysia Masih 0-0 di Babak Pertama

FIFA Asean Cup 2026: Drama VAR! Thom Haye Kartu Merah, Indonesia Vs Malaysia Masih 0-0 di Babak Pertama

28 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.