Kualitas Voli Putri Mengecewakan

Selasa, 05 Agu 2025, 07:41 WIB

JAKARTA – Tim bola voli putri Indonesia sangat buruk dalam penampilan leg pertama SEA V League 2025 di Thailand. Semua di bawah harapan. Jika tidak ada perubahan vital, hasil serupa juga bakal terjadi di leg kedua yang akan berlangsung di Vietnam, pekan depan. Leg pertama tiga kali tampil, kalah terus. Ini memperlihatkan kualitas yang mengecewakan.

Manajer tim, Luciana Taroreh, menegaskan bahwa timnya tidak kehilangan kepercayaan diri, meski hasil Thailand jauh dari harapan. Kekalahan 1-3 dari Filipina dalam laga pamungkas menjadi cermin kelemahan terburuk. Ini harus segera dibenahi.

Ket. Foto: Pevoli Timnas Putri Indonesia Shella Bernadetha menghalau serangan dari pemain voli Flipina Angel Canino dalam ajang SEA V League 2025 di Thailand. — Sumber: Thailand Volleyball Association

“Kami tetap optimistis akan terus bekerja keras. Dukungan publik tentu sangat berarti bagi perjalanan tim. Kekalahan menjadi bahan evaluasi penting. Fokus sekarang bangkit untuk tampil lebih baik di Vietnam,” ujar Luciana, Senin (4/8).

Dalam pertandingan terakhir kontra Filipina, Indonesia sempat mencuri set ketiga namun akhirnya tumbang 1-3 (20-25, 20-25, 25-15, 13-25). Sebelumnya, anak asuh pelatih Octavian takluk 0-3 dari Vietnam (11-25, 11-25, 22-25) dan 1-3 dari tuan rumah Thailand (25-22, 15-25, 25-27, 12-15).

Luciana mengakui bahwa Filipina bermain lebih solid dan konsisten. Sementara itu, Indonesia masih dihantui sejumlah kelemahan, khususnya pada sektor pertahanan, konsistensi permainan, komunikasi antarpemain, serta penyelesaian akhir. “Beberapa pemain utama juga belum 100 persen pulih dari cedera, sehingga tidak bisa tampil maksimal di setiap set,” tambahnya.

Ketika menghadapi Filipina, Indonesia sempat unggul di awal laga dan memenangkan set ketiga dengan meyakinkan. Namun, para pemain gagal menjaga momentum dan kehilangan fokus di set keempat yang menjadi penentu kekalahan. Evaluasi menyeluruh pun menjadi pekerjaan rumah tim pelatih jelang keberangkatan ke Vietnam.

Selain perbaikan teknis, aspek mental dan kebugaran fisik pemain menjadi fokus utama, mengingat padatnya jadwal dan tekanan di turnamen regional ini. Leg kedua SEA V League 2025 di Vietnam menjadi peluang bagi tim bola voli putri untuk menebus kegagalan dan menunjukkan kapasitas terbaik mereka. ben/G-1

  • SEA V League 2025

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.