Pemprov DKI Fasilitasi Jual Beli Maggot dengan Platform Digital eMaggot, Masyarakat Mengapresiasi

Senin, 04 Agu 2025, 22:16 WIB

JAKARTA - Platform digital yang memfasilitasi transaksi jual beli maggot (larva) Black Soldier Fly (BSF) yang dikembangkan Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta bersama Koperasi Suka Resik (KSR), eMaggot mendapatkan apresiasi dari masyarakat.

Pencipta sekaligus produsen Magobox, perangkat budidaya maggot BSF portabel untuk skala rumah tangga dan komunitas, Fathimah Himmatina salah satunya yang menyambut baik peluncuran eMaggot.

Ket. Foto: Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, Asep Kuswanto (ketiga dari kanan) bersama Koperasi Suka Resik (KSR) resmi meluncurkan eMaggot, sebuah platform digital terpusat yang memfasilitasi transaksi jual beli maggot Black Soldier Fly (BSF) di Jakarta. — Sumber: ANTARA/Sinta Ambarwati

“Saya sangat senang akhirnya ada dukungan dari DLH Jakarta dalam membangun ekosistem pasar yang mempertemukan para maggoters dengan offtaker (pembeli). Dulu kami sulit sekali mencari pasar, bahkan harus mencarinya sampai ke Bogor dan Mojokerto. Alhamdulillah, sekarang pasarnya makin luas,” kata dia di Jakarta, Senin (4/8).

Fathimah mengatakan, pegiat maggot skala rumahan di Jakarta secara mandiri menginisiasi pengurangan sampah organik di rumah dan komunitas mereka melalui proses biokonversi.

Selain dia, ada juga produsen sekaligus offtaker maggot Royan. Dia menyampaikan hadirnya eMaggot memudahkan memasarkan hasil budidaya maggot.

“Dulu bingung mau jual ke mana. Sekarang dengan adanya koperasi dan sistem digital ini, penyaluran hasil budidaya jadi jauh lebih mudah,” katanya.

Royan berharap Koperasi Suka Resik dapat berkembang menjadi lebih dari sekadar tempat jual beli, tetapi juga dapat menjadi pusat pelatihan, edukasi, dan kolaborasi antar pegiat maggot.

Sebelumnya, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta bersama Koperasi Suka Resik (KSR) resmi meluncurkan eMaggot, sebuah platform digital terpusat yang memfasilitasi transaksi jual beli maggot Black Soldier Fly (BSF).

Inisiatif ini bertujuan mendukung pengelolaan sampah organik yang lebih efektif, berbasis teknologi dan pemberdayaan masyarakat, serta berkelanjutan.

Dia mengatakan, platform eMaggot tidak hanya menghadirkan solusi teknologi dalam pengelolaan sampah, tetapi juga mendorong terciptanya sistem ekonomi sirkular yang melibatkan partisipasi aktif masyarakat.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, Asep Kuswanto, menyampaikan melalui eMaggot, distribusi maggot dari para produsen ke Satuan Pelaksana (Satpel) dan Suku Dinas Lingkungan Hidup (Sudin LH) kini dapat dilakukan secara lebih efisien, terpusat, dan terdokumentasi secara digital dan nontunai.

“Dengan sistem yang transparan dan terdigitalisasi, proses distribusi menjadi lebih akuntabel dan terpantau dengan baik,” katanya. Ant

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Opik

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.