Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

IHSG Ditutup Melemah

📅 Senin, 04 Agu 2025, 17:30 WIB | Oleh:
IHSG Ditutup Melemah Doc: ANTARA/Muhammad Adimaja
Ket. Ilustrasi - Pekerja melintasi layar digital pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta.

JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Senin sore ditutup melemah seiring aksi ambil untung atau profit taking yang dilakukan oleh investor di pasar modal Indonesia.

IHSG ditutup melemah 73,12 poin atau 0,97 persen ke posisi 7.464,65. Sedangkan kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 turun 9,07 poin atau 1,14 persen ke posisi 787,75.

"Koreksi indeks antara lain didorong oleh aksi 'profit taking' setelah mengalami penguatan pada perdagangan Jumat (01/08), di tengah meningkatnya ketidakpastian global akibat tarif dan data tenaga kerja Amerika Serikat (AS) yang melemah," kata Tim Riset Pilarmas Investindo Sekuritas dalam kajiannya di Jakarta, Senin.

Selain itu, pelemahan IHSG juga terdorong oleh laporan kinerja keuangan beberapa emiten dalam negeri yang mengalami penurunan.

Dari dalam negeri, pelaku pasar menantikan sejumlah indikator ekonomi yang akan dirilis pada pekan ini, yaitu pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) kuartal II-2025 pada Selasa (05/08).

Selain itu, data cadangan devisa periode Juli 2025 pada Kamis (07/08), serta data consumer confidence, retail sales, car sales dan motorbike sales pada Jumat (08/08).

Dari mancanegara, pelaku pasar mencermati pelemahan data tenaga kerja AS, pengumuman tarif baru oleh Presiden AS Donald Trump, serta potensi penurunan suku bunga acuan The Fed.

Dibuka melemah, IHSG betah di teritori negatif sampai penutupan sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua, IHSG masih betah di zona merah hingga penutupan perdagangan saham.

Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, tujuh sektor menguat yaitu dipimpin sektor kesehatan yang naik sebesar 1,87 persen, diikuti oleh dan sektor teknologi dan sektor barang konsumen non primer yang masing-masing naik sebesar 1,46 persen dan 0,84 persen.

Sedangkan empat sektor terkoreksi yaitu sektor energi turun paling dalam sebesar 1,41 persen, diikuti oleh sektor barang baku dan sektor konsumen primer yang masing-masing turun sebesar 1,35 persen dan 0,54 persen.

Adapun saham-saham yang mengalami penguatan harga terbesar yaitu PPRI, DKHH, OASA, AGAR dan COIN. Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan harga terbesar yakni AMMN, CBUT, INRU, LIFE dan AMMS.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 2.038.590 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 29,69 miliar lembar saham senilai Rp15,91 triliun. Sebanyak 325 saham naik, 317 saham menurun, dan 162 tidak bergerak nilainya.

Bursa saham regional Asia sore ini antara lain indeks Nikkei melemah 499,10 poin atau 1,22 persen ke 40.300,00, indeks Shanghai menguat 23,36 poin atau 0,66 persen ke 3.583,31, indeks indeks Hang Seng menguat 225,64 poin atau 0,92 persen ke 24.733,22, dan indeks Strait Times menguat 43,40 poin atau 1,04 persen ke 4.197,23.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.