Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dua Nelayan Hilang Kontak Selama Dua Hari Berhasil Ditemukan Selamat

📅 Senin, 04 Agu 2025, 21:15 WIB | Oleh:
Dua Nelayan Hilang Kontak Selama Dua Hari Berhasil Ditemukan Selamat Doc: Antara/HO-Humas SAR Padang
Ket. Tim SAR gabungan menemukan KM Rezki yang hilang kontak selama dua hari pada Senin pagi (4/8).

Padang -- Tim Search And Rescue (SAR) Padang Kelas A, Sumatera Barat (Sumbar), berhasil menemukan dua nelayan yang sebelumnya dilaporkan hilang kontak selama dua hari di laut lepas.

"Pukul 09.20 WIB KM Rezki yang berisikan dua orang nelayan berhasil ditemukan dengan kondisi selamat," kata Nakhoda Kapal Negara (KN) SAR Yudhistira 22 Ilham di Kota Padang, Senin.

Setelah menemukan KM Rezki, tim SAR yang menggunakan KN SAR Yudhistira 22 langsung mengawal nelayan tersebut menuju dermaga Panasahan di Painan, Kabupaten Pesisir Selatan.

Dua nelayan yang ditemukan tersebut masing-masing bernama Anton Darman (44) dan Fadil (19) yang merupakan warga Kabupaten Pesisir Selatan. Keduanya hilang kontak pada Sabtu (2/8) di sekitar perairan antara Pulau Panyu dan Pulau Karabak, Kabupaten Pesisir Selatan.

Awalnya KM Rezki bersama KM Moji berangkat dari Pulau Sikakap, Kabupaten Kepulauan Mentawai, menuju Pantai Carocok, Kabupaten Pesisir Selatan, pada Jumat (1/8) pukul 09.00 WIB.

Dalam perjalanan kedua kapal tersebut berpisah pada Sabtu (2/8) pukul 04.30 WIB di sekitar Pulau Panyu dan Pulau Karabak. Setelah itu KM Rezki hilang kontak dan langsung dilakukan pencarian menggunakan dua kapal nelayan setempat.

"Setelah dilakukan pencarian dari Pulau Karabak ke Arah Pulau Sikakap sejauh 30 nautical mile, tidak ada hasil," kata dia.

Pencarian dua nelayan tersebut baru membuahkan hasil pada Senin pagi pukul 09.20 WIB oleh Tim SAR gabungan. Setelah ditemukan, keduanya langsung diberikan pertolongan pertama hingga dipandu menuju dermaga terdekat.

Selain personel Basarnas, pencarian kedua nelayan tersebut juga melibatkan petugas Kepolisian Perairan dan Udara, TNI Angkatan Laut, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), nelayan, dan masyarakat setempat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Sekjen PBB Soroti Tantangan Lonjakan Populasi Lansia

28 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
Sekjen PBB Soroti Tantangan...
Nasional
Menbud Optimistis Batik Ind...

Janice Tjen Tersingkir dari China Open

54 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Olahraga
Janice Tjen Tersingkir dari...
Luar Negeri
400 Sekolah Ditutup dan Ham...
Advertisement
Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.