Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dinas PPAPP Sampaikan Pesan kepada Warga yang Takut Menikah

📅 Minggu, 03 Agu 2025, 17:10 WIB | Oleh:
Dinas PPAPP Sampaikan Pesan kepada Warga yang Takut Menikah Doc: ANTARA/Irwansyah Putra
Ket. Pengantin memakaikan cincin pernikahan seusai ijab kabul di Kantor Urusan Agama.

Jakarta -- Dinas Pemberdayaan, Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk (PPAPP) DKI Jakarta menyampaikan pesan kepada warga yang takut menikah agar tak melihat pernikahan sebagai beban tetapi proses kehidupan yang bisa dijalani secara sehat, setara dan bertanggung jawab.

"Agar warga Jakarta melihat pernikahan bukan sebagai beban, tetapi sebagai proses kehidupan yang bisa dijalani secara sehat, setara.dan bertanggung jawab jika dipersiapkan dengan baik," kata Kepala Dinas PPAPP Provinsi DKI Jakarta, Iin Mutmainnah saat dihubungi di Jakarta, Ahad.

Iin mengatakan, melalui pendekatan Program Generasi Berencana (GenRe), para remaja didorong untuk mulai merencanakan pendidikan, pekerjaan dan kehidupan berkeluarga sejak usia remaja.

Hal ini agar kelak mereka mampu membentuk keluarga yang berkualitas tanpa dibayangi rasa takut atau kekhawatiran yang tidak berdasar.

"Dengan kesiapan yang holistik dan dukungan lingkungan yang kondusif diharapkan setiap individu dapat mengambil keputusan berkeluarga secara bijak dan berkontribusi pada penguatan ketahanan keluarga di Jakarta," kata Iin.

Iin mengakui keputusan untuk menikah dan memiliki anak semakin dipandang sebagai langkah penting yang memerlukan kesiapan dan pertimbangan yang bijak.

Karena itu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mendorong warga Jakarta untuk menjalani proses ini dengan ketenangan dan keyakinan, bukan karena tekanan atau kekhawatiran.

Pemprov DKI Jakarta terus mendorong terciptanya lingkungan yang mendukung warga untuk merasa aman dan siap dalam mengambil keputusan besar seperti menikah dan memiliki anak.

"Dengan kesiapan yang cukup dan dukungan yang tepat, warga Jakarta bisa membangun keluarga yang kuat, sehat dan berdaya," kata Iin.

Data dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) DKI Jakarta menyebutkan, sebanyak 2.098.685 dari 7.781.073 jiwa penduduk Jakarta berusia 19 tahun ke atas belum menikah.

Dari jumlah penduduk yang belum menikah, sebanyak 1.201.827 jiwa adalah laki-laki dan 896.858 jiwa merupakan perempuan.

Data Dukcapil juga menunjukkan, laki-laki rata-rata menikah di usia 30-31 tahun, sementara perempuan di usia 27-28 tahun.

Iin mengatakan, hal tersebut merupakan bagian dari perubahan sosial yang terjadi secara alamiah di masyarakat urban seperti Jakarta.

"Menunda pernikahan tidak selalu berarti ada ketakutan, tetapi lebih pada meningkatnya kesadaran individu dalam mempersiapkan kehidupan pernikahan secara lebih matang," kata dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...

Kemeriahan Gebyar PAUD Yogyakarta 2026

50 menit yang lalu | Fajar Alim M

Daerah
Kemeriahan Gebyar PAUD Yogy...
Megapolitan
Pelatihan Mengemudi Becak L...
Olahraga
Ganda Campuran Indonesia Ra...
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.