Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dodola, Mutiara di Bibir Pasifik

📅 Jumat, 01 Agu 2025, 07:47 WIB | Oleh:
Dodola, Mutiara di Bibir Pasifik Doc: ANTARA/Hafidz Mubarak A
Ket. Foto aerial Pulau Dodola di Morotai, Maluku Utara, Jumat (11/8). Pulau Dodola merupakan destinasi favorit wisatawan saat berkunjung ke Kabupaten Pulau Morotai karena adanya hamparan pasir putih yang menghubungkan Pulau Dodola Besar dan Dodola Kecil.

PULAU MOROTAI di Provinsi Maluku Utara dikelilingi sebanyak 33 pulau kecil.  Dari jumlah itu 7 buah di antaranya digolongkan sebagai pulau berpenghuni, antara lain Pulau Kolorai, Pulau Ngele-ngele, Pulau Golo-golo, Pulau Rao, dan Pulau Saminyamau.

Salah satu dari pulau tidak berpenghuni yang kini telah menjadi destinasi wisata di Kabupaten Pulau Morotai adalah Pulau Dodola. Letaknya berada sisi tenggara Pulau Morotai, dengan laut yang cukup tenang, pasir putih, dan pemandangan alam bawah laut yang luar biasa.

Pulau Dodola demikian disebut memiliki segudang kelebihan yang membuat wisatawan tidak pernah melewatkannya. Pulau ini sangat mempesona hingga pemerintah daerah setempat menyebutkan Pulau Dodola sebagai “mutiara di bibir pasifik.” Pulau Dodola merupakan salah satu tempat wisata di Kabupaten Pulau Morotai, Provinsi Maluku Utara.

Pulau Dodola berjarak hanya 5 mil dari Daruba, ibukota Kabupaten Morotai. Untuk mengunjunginya juga pulau-pulau di sekitarnya bisa menyewa perahu kayu berupa long boat atau speedboat dari dari pelabuhan di kota Daruba, ibukota Kabupaten Pulau Morotai.

Untuk ke pulau ini alat transportasi yang tersedia adalah speed boat dan long boat milik Dinas Pariwisata Kabupaten Pulau Morotai, yang diberi nama Dodola Expres. Perjalanan rata-rata menuju pulau ini menempuh waktu antara 15-20 menit.

Pulau Dodola terdiri dari Dodola Besar dan Dodola Kecil. Pulau dodola Besar berada di sisi utara dengan luas. Keduanya jika ditotal memiliki luas daratan 64 hektar, yang memberi kesempatan secara luas bagi wisatawan untuk menikmati pulau ini.

Jarak keduanya mencapai 350 meter, yang dihubungkan oleh pasir timbul. Tersambungnya kedua pulau terjadi ketika air laut surut. Ketika air kembali pasang pulau ini akan terlihat terpisah kembali, dengan periode pasang surut rata-rata adalah 24 jam 50 menit.

Sebagai destinasi adalah, Pulau Dodola menjadi ikon destinasi wisata Pemkab Morotai. Bahkan pulau ini menjadi andalan dalam mendulang pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor pariwisata. Karena keindahan dan keunikannya, Dinas Pariwisata telah membangun dan menyediakan sejumlah fasilitas untuk dinikmati pengunjung.

Selain pasir timbul yang ditunggu-tunggu pulau Dodola memiliki pantai dengan pasir putih yang sangat bersih. Posisinya yang jauh di utara dan tidak dekat dengan kota-kota besar membuat pulau ini jauh dari sampah.

Sementara air laut yang sangat jernih yang mendukung untuk melihat pemandangan bawah air. Bahkan saat perahu disandarkan di pulau ini keadaannya seperti melayang seolah tidak menyentuh air, sesuatu yang jarang ditemui di pulau-pulau kecil lainnya.

Dengan visibilitas yang baik dan terumbu karang yang indah dan biota laut beragam, pulau ini menjadi destinasi bagi penggemar snorkeling dan selam (diving). Banyak bangkai kapal peninggalan Perang Dunia II yang menjadi spot selam bersejarah dan eksotis. Dalam dunia diving Pulau Dodola menjadi salah satu tempat scuba diving di Indonesia yang cukup terkenal.

Pulau Dodola baik Dodola Kecil dan Dodola Besar masih relatif sepi dan belum terlalu komersial, cocok untuk yang mencari ketenangan dan keaslian alam. Wisatawan dengan cara menginap dapat menikmati sunrise dan sunset yang sangat memukau.

Dengan pesona alam yang ditawarkan di sini para pelancong seolah menemukan surga dunia. Di sini mereka dapat menikmati semua yang ada, di tengah keheningan alam, sebuah tempat yang sangat cocok untuk menenangkan diri dari segala permasalahan hidup.

Pulau Bersejarah

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Polri Gelar Upacara Serah Terima Panji Tribrata

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Polri Gelar Upacara Serah T...
Megapolitan
Gubernur DKI Cek Pelayanan ...
Olahraga
Persiapan Atlet Balap Seped...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.