Pemkot Kediri Memberikan Edukasi Remaja Putri Masalah Gizi untuk Cegah Stunting
Kamis, 31 Jul 2025, 22:15 WIB Kediri - Pemerintah Kota Kediri, Jawa Timur, memberikan edukasi kepada remaja putri terkait gizi sebagai upaya untuk meningkatkan gizi mereka dan mencegah stunting. Â
Ketua TP PKK Kota Kediri Faiqoh Azizah Muhammad Qowimuddin mengemukakan pemberian pengetahuan terutama ke remaja putri tentang gizi sangat penting dengan harapan agar mereka menjaga tubuh dengan asupan makanan bergizi, menghindari diet sembarangan, menjaga kebersihan diri serta lingkungan dan terus menambah wawasan.
âSaya berharap kegiatan ini dapat menambah pengetahuan gizi bagi remaja putri agar mereka dapat terhindar dari masalah kesehatan. Jadilah generasi yang produktif baik dalam belajar berkarya maupun berperan aktif di masyarakat,â katanya dalam seminar gizi remaja putri di Kediri, Kamis.
Pihaknya mengatakan tentang pentingnya posyandu remaja penting bagi masyarakat, terutama anak remaja. Keberadaan posyandu remaja sekaligus sebagai pemantik semangat untuk melakukan hal serupa dengan level yang lebih luas.
âPosyandu remaja bukan hanya tempat timbang badan, namun jadikan pula sebagai pusat edukasi remaja tentang pentingnya gizi dan hidup sehat,â kata dia.
Ia menambahkan saat ini banyak dijumpai tips kesehatan di media sosial yang belum jelas kebenarannya. Hal ini tentu berbahaya apalagi bagi remaja putri yang aktif dan terbiasa menggunakan gawai untuk mengakses berbagai konten.Â
âSaya harap kegiatan seperti ini lebih diperbanyak dan disesuaikan dengan kebutuhan remaja di masing masing kelurahan,â kata dia.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Kediri dr M. Fajri Mubasysyir pihaknya memang sengaja mengadakan acara ini. remaja juga menjadi salah satu sasaran edukasi. Landasan pelaksanaan kegiatan ini adalah Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan dan Peraturan Presiden RI No. 72 Tahun 2021 tentang Percepatan Penurunan Stunting.
âKami ingin meningkatkan pengetahuan remaja putri tentang gizi dan untuk mencegah stunting yang saat ini menjadi prioritas dari pemerintah pusat agar generasi mendatang pada tahun 2045 menjadi generasi emas,â kata dia.
Fajri mengatakan, remaja putri merupakan generasi penerus bangsa yang memiliki peran strategis dalam membangun masa depan. Untuk itu, kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman, kesadaran dan mengubah perilaku remaja putri.
âSemoga seminar ini bermanfaat dan menambah wawasan tentang pentingnya gizi seimbang yang berdampak pada kesehatan, serta bagaimana mengimplementasikan praktik gizi yang baik untuk mencegah penyakit dan meningkatkan kualitas hidup para remaja,â kata dia.
Kegiatan pemberian edukasi itu diikuti 125 remaja putri yang merupakan perwakilan dari sekolah se-Kota Kediri. Mereka mengikuti dan mendengarkan penjelasan paparan materi dari dokter Ahli Gizi, dr Maretha Primariayu.
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Antara, Ones
Berita Terkait:
-
Kemendag: Pemerintah Perkuat Penetrasi Produk Pangan Unggulan di Tiongkok
-
FIFA Digugat Soal Harga Tiket Piala Dunia 2026, Final Tembus Rp2 Miliar
-
Pertamina Patra Niaga Kalimantan Pastikan Distribusi BBM Makin Kondusif
-
Sri Lanka Batasi Pembelian BBM: Mobil Maksimal 15 Liter dan Motor 5 Liter per Minggu
-
Tingkat prevalensi stunting di Sulawesi Tenggara
-
Lebaran Tanpa Biaya! Bank Mandiri Lepas 215 Bus untuk 10.000 Pemudik Gratis 2026
-
AS Klaim Mampu Buka Selat Hormuz Sendiri Tanpa Bantuan Negara Lain
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.