Garut Siaga Darurat Bencana Hidrometeorologi

Rabu, 30 Jul 2025, 17:55 WIB

GARUT - Pemerintah Kabupaten Garut Jawa Barat menetapkan status Siaga Darurat Bencana Hidrometeorologi sampai dengan 31 Agustus 2025, sebagai langkah persiapan menghadapi ancaman bencana alam dampak turun hujan dan meminimalisasi risikonya.

"Sekarang sudah masuk Siaga Bencana Hidrometeorogi dari BMKG," kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Garut Aah Anwar Saefuloh di Garut, Rabu.

Ket. Foto: Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Garut Jawa Barat Aah Anwar Saefuloh. — Sumber: ANTARA/HO-Diskominfo Garut

Ia menuturkan, Pemkab Garut sudah menerbitkan surat keputusan penetapan status Siaga Darurat Bencana Hidrometeorologi sebagai tindak lanjut dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG).

Status itu, katanya, sebagai langkah awal untuk menginstruksikan semua jajaran di seluruh instansi pemerintah daerah maupun masyarakat agar siaga terhadap kemungkinan akan terjadi bencana alam dampak cuaca ekstrem.

"Kita sudah mengeluarkan SKnya untuk siaga darurat," katanya.

Ia menyampaikan, sebelumnya pada November 2024 sampai 31 Mei 2025 ditetapkan status Siaga Darurat Bencana Hidrometeorologi, selanjutnya memasuki siaga bencana kemarau.

Namun ternyata saat ini, kata dia, terjadi kemarau basah yang seharusnya pertengahan tahun kemarau, tapi ternyata masih turun hujan sehingga diberlakukan kembali status tersebut.

"Sekarang sudah ditetapkan lagi -Siaga Darurat Bencana Hidrometeorologi-, nyambung lagi," katanya.

Bupati Garut Abdusy Syakur Amin mengeluarkan surat keputusan Nomor: 100.3.3.2/KEP.352-BPBD/2025 tentang Penetapan Status Siaga Darurat Bencana Banjir, Banjir Bandang, Cuaca Ekstrem, dan Tanah Longsor di Kabupaten Garut mulai 18 Juli sampai 31 Agustus 2025.

Surat keputusan tersebut memerintahkan BPBD bersama perangkat daerah terkait mengerahkan potensi sumber daya manusia, sarana dan prasarana serta pembiayaan untuk meminimalisasi dampak bencana alam melalui penanganan yang bersifat cepat, tepat, dan terpadu.

Selanjutnya terkait pembiayaan yang diperlukan untuk status siaga darurat bencana bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Garut, dan sumber lain yang sah sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

  • jawa barat
  • pemkab garut
  • bencana hidrometeorologi
  • siaga darurat

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Alfred, Antara

Berita Terbaru

PLN Hadir di Kantor Wali Kota Jakarta Utara, Ada Promo Merdeka Daya Diskon 50 Persen

Ganjil Genap Jakarta Ditiadakan Selasa 25 Agustus 2026, Ini Daftar 25 Ruas Jalan

Beroperasi 26 Agustus 2026, Ini Daftar 5 Stasiun Baru LRT Jakarta Kelapa Gading-Manggarai

TPOS Gedebage Ditargetkan Rampung 2027, Bandung Siapkan Teknologi Baru Olah 300 Ton Sampah per Hari

Desainer Masa Depan Wajib Kuasai AI hingga Bisnis, Kampus Diminta Jadi Ruang Eksperimen Kreatif

Bapemperda DKI Minta Naskah Akademik 16 Ranperda Prioritas 2027 Disiapkan Sejak Awal

Kemenhut Kerahkan 1.000 Polisi Hutan untuk Padamkan Karhutla di Kalimantan

67 Ribu Ton Beras Digerakkan ke NTT! BULOG Kirim Bantuan dari 4 Provinsi untuk Korban Bencana

Kurangi Kesenjangan, DPRD Jabar: Pembangunan di Jabar Harus Merata baik Perkotaan dan Pedesaan

Manggala Agni Sumatra Berjibaku Padamkan Karhutla di 17 Desa

Polda Banten Ungkap Sindikat Curanmor Spesialis Pick-up di 14 Lokasi

Tetap Tunjukkan Dedikasi dan Keberanian, Perwira polisi Terluka Kena Pecahan Kaca saat Gerebek Gudang Uang Palsu di Tangsel

93.782 Ton Beras Siaga! BULOG Antisipasi Bencana NTT Hingga 10x Masa Darurat

Gubernur Bali Minta Peradi Siapkan Pendampingan Hukum Perkuat Desa Adat

Wagub Rano Buka Jakarta Beat Society 2026: Komitmen Perluas Ruang Kreatif Musisi Lokal

Pemkab Lebak Bantu Pasarkan Produk UMKM Lewat Bazar

Dukung Penanganan Karhutla, Kemenhub Fasilitasi Penggunaan Pesawat Registrasi Asing

Kemenag Targetkan Keterlibatan 1.781.945 Peserta dalam Gema Selawat Sambut Maulid Nabi

Coba Lerai Perkelahian, Dua Polisi Dikeroyok Masa saat Karnaval di Blora

Gubernur Pramono Sebut Keluarga Kuat dan Masyarakat Peduli Jadi Kunci Kerukunan Jakarta

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.