Batuk Pilek Tanpa Disertai Demam Sering Diabaikan
Rabu, 30 Jul 2025, 10:53 WIBJAKARTA â Batuk pilek merupakan kondisi yang sering dialami anak-anak di usia sekolah. Berdasarkan riset Survei Kesehatan Indonesia tahun 2023, prevalensi Infeksi Saluran Pernapasan Atas yang mencakup batuk pilek (berdasarkan diagnosa dan gejala) pada anak di rentang usia 5-14 tahun mencapai 28,6%.
Sementara data National Library of Medicine menyebut anak dapat mengalami batuk pilek sebanyak 6 hingga 10 kali dalam setahun, dengan durasi rata-rata 1â2 minggu per episode. Artinya, seorang anak berisiko mengalami hingga 100 hari batuk pilek dalam satu tahun.
Kondisi ini jika dibiarkan begitu saja tidak hanya mempengaruhi kualitas kesehatan anak, tetapi juga dapat mengganggu tidur, nafsu makan anak, hingga aktivitas sekolah. Oleh karenanya orang tua diharapkan peka dan segera mengatasi batuk pilek pada anak.
Dokter Spesialis Anak dr. Kanya Ayu Paramastri Sp.A, mengatakan, ada dua jenis batu pilek yaitu tanpa demam dan disertai demam. Khusus yang tanpa demam gejala dimulai dari saluran pernapasan, entah itu mampet, meler, atau sudah bersih-bersin.
Batuk pilek tanpa demam seringkali sering kali tidak diketahui oleh orang tua. Hal ini dianggap bukan masalah, padahal sudah mengandung virus, sehingga seperti batuk pilek dengan demam juga perlu penanganannya meskipun agak berbeda.
Ia menerangkan, batuk pilek yang tidak disertai demam memang terlihat ringan. Namn jika hal ini tidak ditangani dengan tepat dan cepat, bisa mengganggu aktivitas anak, seperti tidur, makan, bahkan kehadiran di sekolah. Tentunya ini dapat mengganggu tumbuh kembang anak secara menyeluruh.
âTak hanya itu, dalam beberapa kasus, batuk pilek yang tidak tertangani juga bisa berkembang ke penyakit pernapasan lainnya. Karena itu, penting bagi orang tua untuk segera mengenali gejala lebih awal dan memberikan penanganan yang akurat sejak dini, salah satunya dengan memberikan obat sesuai gejala yang dialami. Dengan penanganan yang tepat, proses pemulihan bisa berlangsung lebih cepat, sehingga anak dapat kembali beraktivitas,â katanya melalui keterangan tertulis pada hari Selasa (30/7).
Obat Batuk Baru
Berbekal pengalaman panjang dan pemahaman mendalam terhadap kebutuhan kesehatan anak, Combiphar kini menghadirkan inovasi terbarunya yaitu OB Combi Anak Batuk Pilek dengan rasa stroberi. Obat batuk cair ini diformulasikan khusus untuk efektif redakan gejala batuk pilek tanpa demam pada anak.
âSebagai brand yang telah menemani keluarga Indonesia dari generasi ke generasi selama lebih dari lima dekade, OB Combi dikenal atas keahliannya dalam menangani berbagai jenis kondisi batuk. Kepercayaan ini menjadi landasan bagi kami untuk terus berinovasi dan menghadirkan solusi yang relevan,â ujar Direktur Combiphar, Weitarsa Hendarto.
Menurut GM Marketing Consumer Healthcare Combiphar Sandi Wijaya, Kehadiran OB Combi Anak Batuk Pilek melengkapi rangkaian produk OB Combi Anak, setelah sebelumnya hadir varian Batuk Flu yang ditujukan untuk meredakan gejala batuk, flu dan demam. Varian terbaru yang diperkenalkan itu hadir sebagai jawaban bagi para ibu yang membutuhkan solusi khusus untuk batuk pilek tanpa demam, yang sering dialami anak-anak.
âDiformulasikan dengan kombinasi Pseudoephedrine HCI, Dextromethorphan HBr, dan Chlorpheniramine Maleate, produk ini efektif membantu meredakan batuk kering, hidung tersumbat, dan bersin. Dengan rasa stroberi, yang membuat pengalaman minum obat bebas drama, dan harga terjangkau, kami berharap produk ini dapat mendampingi ibu memberikan penanganan tepat sejak awa agar si kecil cepat pulih dan kembali aktif,â katanya.
Rangkaian produk OB Combi Anak dapat dipastikan diproduksi melalui teknologi modern dan menggunakan bahan alami yang kualitasnya terjamin sesuai standar Cara Pembuatan Obat yang Baik (CPOB) untuk menghasilkan produk obat yang memenuhi standar mutu (quality), keamanan (safety) dan manfaat (efficacy). OB Combi Anak Batuk Pilek juga aman dikonsumsi sesuai aturan pakai, dan telah terdaftar resmi di Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) serta mengantongi sertifikasi Halal dari Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH).
âKami percaya, menjaga kesehatan anak sejak dini adalah investasi penting untuk masa depan. Selaras dengan komitmen âChampioning a Healthy Tomorrow,' Combiphar terus berinovasi dan aktif mendorong gaya hidup sehat, demi mewujudkan generasi Indonesia yang lebih sehat. Melalui kehadiran OB Combi Anak Batuk Pilek, kami ingin terus berinovasi dan menjadi bagian dari solusi kesehatan keluarga Indonesia hari ini, dan untuk generasi yang akan datang,â kata dia Weitarsa.
Public figure sekaligus ibu satu anak, Asmirandah, yang juga hadir dalam acara peluncuran ini turut berbagi cerita. Ia mengungkapkan sebagai orang tua, ia ingin Chloe anaknya tetap semangat belajar dan aktif.
âTapi kalau sudah batuk pilek, sering kali jadi nggak nyaman, lesu, dan kurang fokus. Sebelumnya Chloe udah cocok dengan OBH Combi Anak Batuk Flu. Jadi kehadiran varian baru OB Combi Anak Batuk Pilek ini bikin aku lebih tenang. Jadi kalau nanti Chloe ada keluhan batuk pilek tanpa demam, sudah ada solusi yang makin tepat,â ungkapnya.
- batuk pilek
- tanpa demam
- Combiphar
- OB Combi
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Haryo Brono
Berita Terkait:
-
Mengagetkan karena Kasus Ini, Musisi Rap Nicki Minaj Digugat Oleh Mantan Karyawan dari Tur "Pink Friday 2"
-
Pemerintah Sediakan 5.000 Rumah untuk Daerah Rawan Bencana
-
Mata Anda Terasa Sepet, Perih, dan Lelah? Hati-hati ini Merupakan Tanda-tanda Mata Kering
-
Indonesia Masters 2026: Pergantian Peran Pemain Muda Mulai Terlihat
-
Wali Kota Kupang Dukung Pendirian Pusat Layanan Autis
-
11.290 Tukik Dilepasliarkan Sahabat Penyu Polewali Mandar
-
Hut ke 77, Garuda Indonesia Gelar GOTF Tawarkan Diskon Hingga 65%
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.