Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dukung Swasembada Pangan, Maluku Gelar Pelatihan Padi Modern untuk Petani

📅 Selasa, 29 Jul 2025, 11:50 WIB | Oleh: Tim Penulis
Dukung Swasembada Pangan, Maluku Gelar Pelatihan Padi Modern untuk Petani Doc: Antara Foto
Ket. Pelatihan pemberdayaan petani tanaman padi 2025 di Maluku

Pemerintah Provinsi Maluku melalui Dinas Pertanian melatih petani dari lima kabupaten di daerah itu budidaya padi modern sebagai langkah konkret mendukung percepatan swasembada pangan nasional.

“Pelatihan ini  berlangsung hingga 2 Agustus 2025 dan diikuti oleh 25 petani dari lima kabupaten, yakni Maluku Tengah, Seram Bagian Barat, Seram Bagian Timur, Buru Selatan, dan Buru,” kata Kepala Dinas Pertanian Maluku Ilham Tauda di Ambon, Senin.

Pelatihan pemberdayaan petani,  dirancang untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan produktivitas petani secara menyeluruh.

Materi pelatihan mencakup teknik budidaya padi modern, mulai dari pemilihan varietas unggul yang sesuai dengan agroklimat lokal, pengolahan lahan yang tepat, hingga penerapan sistem tanam jajar legowo yang terbukti meningkatkan efisiensi ruang tanam.

Petani juga dilatih dalam manajemen pemupukan berimbang dan pengendalian hama penyakit secara terpadu agar produksi tetap optimal dan ramah lingkungan.

Pelatihan tersebut digelar karena padi merupakan salah satu komoditas pangan strategis, termasuk di Maluku.

Apalagi pemerintah pusat telah mempercepat target swasembada pangan dari  2027 menjadi 2025, sesuai arahan Presiden Indonesia melalui Astacita dan ditindaklanjuti Menteri Pertanian.

“Ini tantangan besar bagi kita di daerah. Kami menargetkan luas tanam padi sawah di Maluku tahun ini mencapai 26.250 hektare, dan padi gogo 8.000 hektare,” kata Ilham.

Ia menjelaskan dari total 17.900 hektare lahan baku sawah yang dimiliki Maluku, sekitar 6.000 hektare masih belum fungsional. Untuk mencapai target tersebut, diperlukan kerja keras dari petani dan penyuluh guna meningkatkan indeks pertanaman dan produktivitas lahan.

“Saat ini produktivitas padi  baru sekitar empat ton per hektare. Dengan teknologi, varietas unggul, serta dukungan irigasi dan alat mesin pertanian, bisa ditingkatkan menjadi 6–8 ton per hektare,” ujarnya.

Dalam waktu dekat, Dinas Pertanian Maluku juga akan menggandeng TNI Angkatan Darat untuk melaksanakan pelatihan pendampingan budidaya padi gogo di Pulau Ambon, khususnya wilayah Leihitu dan Salahutu.

Lebih lanjut, ia menyampaikan tindak lanjut hasil pertemuan Gubernur Maluku dengan Wakil Menteri Pertanian pada 7 Juli 2025 di Jakarta, antara lain pembangunan irigasi tersier seluas 6.000 hektare, pencetakan sawah baru 3.000 hektare di 2026, serta program rehabilitasi dan optimalisasi lahan.

“Kami juga menyiapkan Calon Petani dan Calon Lahan (CPCL) untuk memastikan setiap program berjalan tepat sasaran,” ucapnya.

Ia berharap, para petani di sentra produksi padi dapat menjaga kesinambungan produksi hingga tahap panen. Ia juga meminta agar hasil panen dapat dijual kepada Bulog yang siap menyerap gabah, padi, maupun beras petani.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Eri Cahyadi Tegaskan Tak Ada Penambahan Diskotek Baru di Surabaya

1.5 jam yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
Eri Cahyadi Tegaskan Tak Ad...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.