Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Polewali Mandar Kenalkan Dunia Literasi kepada Anak Usia Dini

📅 Kamis, 02 Jan 2025, 20:18 WIB | Oleh: Tim Penulis
Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Polewali Mandar Kenalkan Dunia Literasi kepada Anak Usia Dini Doc: ANTARA
Ket. Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Polewali Mandar pada peluncuran program Peningkatan Minat Membaca Anak Usia Dini (Pammadi).

MAMUJU– Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Polewali Mandar, Provinsi Sulawesi Barat, meluncurkan program Peningkatan Minat Membaca Anak Usia Dini (Pammadi) untuk meningkatkan minat baca di kalangan usia dini.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Polewali Mandar, Andi Mahadiana Djabbar, di Polewali Mandar, Kamis (2/1), mengatakan program tersebut bertujuan mengenalkan dunia literasi kepada anak-anak sejak usia dini dengan cara menyenangkan dan interaktif.

"Program ini juga bertujuan memperkuat peran perpustakaan sebagai tempat yang menyenangkan dan edukatif bagi keluarga," katanya.

Pada peluncuran program yang dilaksanakan atas kerja sama dengan Komunitas Read Aloud Polewali Mandar itu dihadiri orang tua dan anak-anak usia tiga hingga tujuh tahun.

Ia menjelaskan program Pammadi menawarkan berbagai kegiatan yang melibatkan anak-anak secara langsung, seperti pembacaan cerita interaktif dan lokakarya menggambar bertema buku cerita.

"Para peserta juga diajak untuk mengenal berbagai jenis buku dan mengenal manfaat membaca sejak usia dini," ujar dia.

Selain kegiatan pembacaan buku dan permainan, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan juga mengadakan sesi diskusi dengan orang tua untuk berbagi tips tentang cara mengenalkan buku kepada anak-anak di rumah.

"Para orang tua diharapkan dapat melanjutkan upaya ini dengan membaca bersama anak-anak mereka setiap hari," katanya.

Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Polewali Mandar berkomitmen meningkatkan literasi dan minat baca masyarakat melalui berbagai program edukatif dan interaktif.

Dengan 50.000 koleksi buku serta fasilitas yang ramah keluarga, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Polewali Mandar menjadi salah satu pusat belajar dan sumber informasi bagi semua kalangan, khususnya anak-anak dan keluarga, di daerah itu.

"Kami percaya bahwa membaca adalah kunci utama dalam mengembangkan kreativitas dan kecerdasan anak. Dengan mengenalkan buku pada anak-anak sejak dini, kami berharap dapat membentuk kebiasaan positif yang akan mendukung perkembangan mereka," kata Andi Mahadiana.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Apakah Ada yang Tahu Apa Itu Jelekongism

2 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Apakah Ada yang Tahu Apa It...

Pelatih PSS: Banyak Sekali yang Harus Dibenahi

3 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pelatih PSS: Banyak Sekali ...
Olahraga
Marc Marquez Juara Sprint M...
Olahraga
Sinner Mundur dari Shanghai...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.