Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kim Jong-un Janji Menangkan Pertempuran Anti-AS

📅 Senin, 28 Jul 2025, 02:40 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kim Jong-un Janji Menangkan Pertempuran Anti-AS Doc: AFP/KCNA VIA KNS
Ket. Kim Jong-un

SEOUL - Pemimpin Korea Utara (Korut), Kim Jong-un, mengatakan bahwa negaranya akan meraih kemenangan dalam pertempuran anti-imperialis, anti-Amerika Serikat, saat negara itu memperingati ulang tahun gencatan senjata Perang Korea, media pemerintah Korut melaporkan pada Minggu (27/7).

“Kim Jong-un menegaskan bahwa negara dan rakyat Korut pasti akan mencapai tujuan mulia membangun negara yang kaya dengan militer yang kuat dan menjadi pemenang terhormat dalam pertikaian anti-imperialis dan anti-AS," demikian tulis kantor berita KCNA saat melaporkan kunjungan Kim Jong-un ke museum perang sehari sebelumnya.

Korut meneken perjanjian gencatan senjata dengan Amerika Serikat (AS) dan Tiongkok pada 27 Juli 1953, yang mengakhiri pertempuran dalam perang tiga tahun tersebut. Para jenderal AS menandatangani perjanjian tersebut mewakili pasukan Perserikatan Bangsa-Bangsa yang mendukung Korea Selatan (Korsel).

Korut menyebut tanggal 27 Juli sebagai Hari Kemenangan meskipun gencatan senjata menghasilkan perbatasan yang membagi semenanjung Korea secara merata dan memulihkan keseimbangan setelah kedua belah pihak membuat kemajuan besar selama perang.

Korut kini bertempur bersama Russia dalam perang di Ukraina. Ribuan pasukan Korut telah dikerahkan ke wilayah Kursk Russia, sementara Pyongyang juga telah memasok amunisi kepada Russia.

Korsel belum lama ini menyatakan bahwa Korut mungkin akan mengerahkan lebih banyak pasukan pada bulan Juli atau Agustus.

Selain mengunjungi museum perang, Kim Jong-un juga mengunjungi tugu peringatan untuk menghormati para veteran perang 1950-1953, termasuk Menara Persahabatan yang mengenang Tentara Pembebasan Rakyat Tiongkok yang bertempur bersama Korut, dan bertemu dengan tentara di resimen artileri untuk merayakan hari tersebut, lapor KCNA.

Penerbangan Moskwa-Pyongyang

Sementara itu dilaporkan pula bahwa Russia akan meluncurkan penerbangan penumpang langsung dari Moskwa ke ibu kota Korut, Pyongyang, kata otoritas Russia pada Minggu, saat kedua bekas sekutu blok komunis itu berupaya meningkatkan hubungan menyusul invasi Russia ke Ukraina pada tahun 2022.

Dimulainya penerbangan reguler antara ibu kota untuk pertama kalinya pernah dilakukan sejak pertengahan 1990-an, menurut blog penerbangan Russia, menyusul dimulainya kembali layanan kereta penumpang Moskwa-Pyongyang, yang menempuh perjalanan selama 10 hari, pada Juni lalu.

Penerbangan berdurasi delapan jam itu akan dioperasikan oleh Boeing 777-200ER dengan kapasitas 440 penumpang, kantor berita Russia RIA mengatakan pada Minggu.

Otoritas penerbangan sipil Russia, Rosaviatsia, pun dilaporkan telah memberikan izin kepada maskapai Nordwind Airlines untuk mengoperasikan penerbangan antara Moskwa dan Pyongyang dua kali sepekan.

Sementara itu  kementerian perhubungan menyatakan dalam sebuah pernyataan bahwa untuk saat ini, penerbangan akan beroperasi sebulan sekali hingga permintaan layanannya stabil.

Satu-satunya rute udara langsung antara Russia dan Korut adalah penerbangan oleh maskapai Korut, Air Koryo ke Vladivostok di Timur Jauh Russia tiga kali sepekan. ST/CNA/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Memahami Kaum Furry, Orang-orang yang Mengidentifikasi Dirinya sebagai Binatang
    Nah that's right thank you ~
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...

Putin Sebut Barat Sengaja Bikin 'Tirai Besi'

38 menit yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Putin Sebut Barat Sengaja B...
Luar Negeri
Ethiopia Memanas Lagi, Bant...
Luar Negeri
Russia Tidak Tinggal Jika N...
Advertisement
Makin Tertekan, INACA Desak Pajak Sparepart Pesawat Juga Bisa Ditekan jadi 0%

Makin Tertekan, INACA Desak Pajak Sparepart Pesawat Juga Bisa Ditekan jadi 0%

04 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.