Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kapal Perang Buatan ITS Siap Perkuat TNI AD

📅 Senin, 28 Jul 2025, 19:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kapal Perang Buatan ITS Siap Perkuat TNI AD Doc: Antara
Ket. Prof Dr Ir Agoes Santoso MSc MPhil CEng FIMarEST MRINA (kanan) bersama mahasiswa dan staf galangan kapal usai melakukan Inclining Test Kapal.

Surabaya - Departemen Teknik Sistem Perkapalan (DTSP) Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya merancang kapal perang multifungsi terbesar bernama ADRI LIII berkapasitas 2.500 DWT untuk TNI Angkatan Darat (AD).

“Proses penggarapan kapal ini dilaksanakan selama dua tahun, mulai 2023 hingga 2025,” ujar Kepala Program Studi Pascasarjana DTSP ITS Prof Dr Ir Agoes Santoso MSc MPhil CEng FIMarEST MRINA di Surabaya, Jawa Timur, Senin (28/7).

Kapal yang telah diserahterimakan kepada TNI AD pada 14 Juli 2025 itu berjenis Landing Craft Utility (LCU) memiliki panjang 102 meter dan lebar 18 meter, serta mampu mengangkut berbagai alutsista seperti kendaraan taktis, tank,l dan perlengkapan tempur lainnya.

Tim DTSP ITS mengerjakan keseluruhan proses desain ADRI LIII, mulai dari konstruksi, permesinan, interior hingga sistem kelistrikan, serta mengevaluasi pembangunan fisik dan uji fungsi kapal.

“ITS pun juga dilibatkan untuk mendampingi dan mengevaluasi pembangunan fisiknya sampai uji fungsi kapal,” katanya.

Seluruh tahapan dirancang mengikuti standar kelas dan regulasi dari Kementerian Pertahanan RI untuk menjamin kekuatan, kenyamanan dan keselamatan selama operasional kapal.

“Fasilitas yang dibangun oleh Kemhan (Kementerian Pertahanan) dapat dimanfaatkan secara maksimal berkat dukungan keahlian dari ITS yang kompeten dalam perencanaan kapal,” kata Agoes.

Pembangunan ADRI LIII selaras dengan target SDGs poin ke-9 tentang Industri, Inovasi, dan Infrastruktur, menunjukkan komitmen ITS terhadap pengembangan teknologi pertahanan nasional.

“Semoga hal ini dapat membuka lebih banyak peluang pengembangan kapal militer di Indonesia dan mengembangkan keilmuan di ITS,” tuturnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.