Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bupati Jayapura: Aparat Jual Bansos Beras Akan Dipecat Tidak Hormat

📅 Senin, 28 Jul 2025, 19:49 WIB | Oleh: Tim Penulis
Bupati Jayapura: Aparat Jual Bansos Beras Akan Dipecat Tidak Hormat Doc: Antara Foto
Ket. Bupati Jayapura Yunus Wonda (tengah).

Bupati Jayapura, Provinsi Papua, Yunus Wonda menegaskan akan memberhentikan dengan tidak terhormat aparat distrik, kelurahan, maupun kampung jika terbukti memperjualbelikan bantuan beras pemerintah.

Bupati Jayapura Yunus Wonda di Sentani, Senin, mengatakan hal ini saat menerima bantuan beras secara simbolis dari Perum Bulog Papua dan Papua di Halaman Kantor Bupati Jayapura, Senin.

"Jika ada laporan kepada saya dan Wakil Bupati bahwa aparat memperjualbelikan bantuan ini, maka saya tidak segan-segan memberhentikan mereka dengan tidak terhormat," katanya.

Menurut Yunus, bantuan beras ini merupakan program bantuan pangan dari Pemerintah Pusat melalui Badan Pangan Nasional yang disalurkan oleh Perum Bulog, oleh karena itu seluruh bantuan harus didistribusikan ke masyarakat yang berhak tanpa ada praktik pungutan atau penyelewengan.

"Ini bantuan Pemerintah Pusat untuk masyarakat kita, tidak boleh satu kilogram pun dijual, kalau ketahuan siap-siap diberhentikan," katanya menegaskan.

Dia menjelaskan, penyaluran bantuan secara simbolis ditandai dengan pelepasan truk pengangkut beras dari halaman Kantor Bupati Jayapura ke seluruh distrik, total bantuan beras yang diterima Kabupaten Jayapura sebanyak 175,360 ton.

"Bantuan pangan ini diperuntukkan bagi 8.878 keluarga penerima manfaat yang tersebar di 19 distrik, lima kelurahan dan 139 kampung di wilayah Kabupaten Jayapura, distribusi harus dilakukan secara cepat, tepat dan sesuai sasaran," katanya.

Dia menambahkan, setiap warga yang masuk dalam daftar keluarga penerima manfaat (KPM) cukup menunjukkan kartu tanda penduduk dan akan menerima bantuan beras ini di lokasi-lokasi distribusi yang telah ditentukan.

"Saya minta para kepala distrik, lurah dan kampung untuk memastikan bantuan ini sampai langsung ke tangan masyarakat," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Megapolitan
Transjakarta Larang Aktivit...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.