Pasaman Barat Yakin Capai Target 20.321 Hektare Luas Tanam Padi Tahun Depan
Minggu, 27 Jul 2025, 17:40 WIBSimpang Empat - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasaman Barat, Sumatera Barat, optimistis luas penanaman padi sawah seluas 20.321 hektare dengan jumlah produksi 205.627 ton tercapai selama 2025.
"Hingga semester I 2025 sudah ada capaian 6.485 hektare luas tanam padi dengan produksi 41.247 ton gabah kering," kata Kepala Dinas Tanaman Pangan Holtikultura Pasaman Barat Doddy San Ismail di Simpang Empat, Pasaman Barat, Minggu (27/7).
Menurut dia, untuk mencapai target tanam dan produksi itu maka pemkab telah melakukan sejumlah langkah. Beberapa hal yang dilakukan yakni optimalisasi lahan yang ada berupa memperbaiki indeks pertanaman, memperkuat sumber daya manusia dan mengubah pola pemanfaatan sumber daya yang ada.
"Kami memberikan motivasi kepada petani agar indeks pertanaman bisa ditingkatkan dari satu kali tanam sampai dua kali dan tiga kali setahun," katanya.
Ia mengatakan mereka juga memberikan sosialisasi mengenai pemilihan benih unggul, pemupukan dan penggunaan alat pertanian yang meminimalkan modal. Selain itu juga memulai mengembangkan sawah pokok murah di tiap kecamatan yang ada.
"Ke depan kita memperoleh anggaran Rp2,3 miliar untuk optimalisasi lahan berupa perbaikan saluran irigasi untuk lahan sawah seluas 500 hektare," ujar dia.
Selanjutnya upaya ekstensifikasi yang berfokus pada perluasan sumber daya berupa perluasan sawah yang ada, katanya. Juga membuat aturan melalui Peraturan Daerah mengenai larangan alih fungsi lahan atau Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B).
Dari jumlah panen 41.247 ton selama enam bulan atau periode Januari-Juni 2025 itu berada di lahan tanam seluas 6.485 hektare. Pemkab, menurut dia, Â menargetkan jumlah tanam padi selama 2025 seluas 20.321 hektare.
Ia mengatakan produksi padi tertinggi berada di Kecamatan Talamau sebanyak 8.203 ton. Selanjutnya di Kecamatan Pasaman sebanyak 7.900 ton, Kecamatan Lembah Melintang sebanyak 6.384 ton dan Kecamatan Kinali sebanyak 5.101 ton.
Lalu di Kecamatan Gunung Tuleh 3.576 ton, Kecamatan Koto Balingka sebanyak 3.092 ton, Kecamatan Ranah Batahan 2.494 ton, Kecamatan Sungai Aur sebanyak 2.116 ton, Kecamatan Sungai Beremas 1.116 ton, Kecamatan Luhak Nan Duo 781 ton dan Kecamatan Sasak Ranah Pasisia sebanyak 484 ton.
- Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat
Redaktur: Andreas Tanjung
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Pemerintah Gelontorkan Rp19 Triliun untuk 2 KRI Canggih Buatan Italia
-
Pemkot Jambi Sisir Anak Usia Dini Wujudkan Wajib Belajar 13 Tahun
-
Liga Spanyol: Laporta Mundur sebagai Presiden Barcelona untuk Maju Pemilihan Ulang
-
Trump Isyaratkan Kemungkinan Perundingan AS dengan Presiden Venezuela Nicolas Maduro
-
Harga Emas Antam Selasa (17/2) Pagi Ini Kembali Turun, Per Gramnya Rp2,918 Juta
-
BRIN Kembangkan Inovasi demi Dukung Produksi Susu Nasional
-
Sesuai PP Keamanan Pangan, KKP Awasi Perusahaan Perikanan Asing
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.