Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Yunus Wonda: Jangan Palang Fasilitas Pendidikan untuk Protes Kebijakan

📅 Sabtu, 26 Jul 2025, 13:45 WIB | Oleh: Tim Penulis
Yunus Wonda: Jangan Palang Fasilitas Pendidikan untuk Protes Kebijakan Doc: Antara Foto
Ket. Bupati Jayapura Yunus Wonda.

Bupati Jayapura, Provinsi Papua, Yunus Wonda mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pemalangan terhadap fasilitas pendidikan sebagai bentuk protes terhadap kebijakan atau persoalan yang sedang dihadapi.

Bupati Jayapura Yunus Wonda di Sentani, Sabtu, mengatakan bahwa masih ada aksi pemalangan sekolah seperti yang terjadi saat ini di Depapre, hal ini tentu akan sangat mengganggu proses belajar dan mengajar siswa.

"Sekolah merupakan wadah untuk mencerdaskan anak-anak kita, jangan jadikan sekolah sebagai sasaran pemalangan karena dampaknya akan merugikan generasi kita sendiri," katanya.

Menurut Yunus, semua persoalan dapat diselesaikan melalui mekanisme dialog antarmasyarakat dengan pemerintah distrik atau pemerintah daerah, tanpa harus mengorbankan hak anak-anak untuk mendapatkan pendidikan yang layak.

"Kalau ada masalah, mari kita duduk bersama mencari jalan keluarnya, tetapi tolong jangan sampai anak-anak jadi korban karena sekolah dipalang," ujarnya.

Dia menjelaskan, pendidikan adalah hak dasar yang harus dijaga bersama oleh semua pihak, termasuk masyarakat agar tidak terhambat oleh persoalan-persoalan yang sebenarnya dapat diselesaikan dengan musyawarah.

"Pemerintah daerah siap memfasilitasi mediasi bila ada tuntutan masyarakat, tetapi tindakan pemalangan tidak bisa dibenarkan karena menciderai kepentingan publik terkhusus anak-anak kita," katanya.

Dia mengajak para tokoh adat, tokoh agama dan orang tua untuk ikut berperan dalam menjaga suasana pendidikan yang kondusif, terutama di wilayah kampung-kampung yang selama ini rawan pemalangan.

"Mari datang ke kantor bupati untuk bertemu saya dan wakil bupati, kita bicara baik-baik, kita carikan solusinya, jangan kita korbankan masa depan anak-anak kita," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Luar Negeri
Korsel Usulkan Dialog Milit...
Megapolitan
DKI Jakarta Benahi Kabel Se...

Arema FC Mengikuti Langkah PSIM, Memecat Pelatih

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Arema FC Mengikuti Langkah ...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.