Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Waspada! BMKG Catat 113 Gempa Susulan di Poso, Imbau Masyarakat Tetap Siaga

📅 Sabtu, 26 Jul 2025, 08:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
Waspada! BMKG Catat 113 Gempa Susulan di Poso, Imbau Masyarakat Tetap Siaga Doc: Antara
Ket. Warga kabupaten Poso, Sulawesi Tengah mengungsi di lapangan sepak bola usai terjadi gempa bumi magnitudo 6,0 di Kecamatan Pamona Tenggara dan Pamona Selatan.

Jakarta - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat di Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah untuk meningkatkan kewaspadaan menyusul terjadinya 113 aktivitas gempa bumi susulan usai gempa utama.

Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Daryono di Jakarta, Sabtu (26/7), mengatakan bahwa aktivitas gempa susulan tersebut mayoritas berkekuatan ringan yang tercatat setidaknya sampai dengan Jumat (25/7), pukul 14:00 Wita.

Sebanyak 84 gempa susulan tercatat memiliki magnitudo di bawah 3,0, sementara 21 kejadian berada di rentang magnitudo 3,0 hingga 4,0. Delapan kejadian lainnya tercatat memiliki magnitudo lebih dari 4,0.

Gempa utama dan gempa susulan itu, kata dia, terjadi akibat aktivitas sesar aktif di wilayah Poso, dengan mekanisme pergerakan mendatar.

Getaran gempa bumi utama yang setelah dilakukan penyempurnaan data seismologis tercacat berkekuatan 5,7 magnitudo itu yang mengguncang wilayah Poso dan sekitarnya, Kamis (24/7) pukul 21:07 Wita.

Berdasarkan data BMKG menunjukkan bahwa wilayah tersebut memang termasuk salah satu kawasan dengan kompleksitas tektonik tinggi di Sulawesi Tengah.

Daryono menegaskan bahwa hingga kini belum ada potensi tsunami yang terdeteksi dari rangkaian gempa tersebut.

Kendati demikian masyarakat diminta untuk tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

BMKG mengkonfirmasi bahwa bersama dengan pemerintah daerah setempat mereka telah memetakan zona rawan, dan mempersiapkan langkah mitigasi awal termasuk skema evakuasi warga bila potensi kerawanan bencana meningkat.

Untuk memperkecil risiko, dia mengimbau warga yang tinggal di sekitar wilayah pusat gempa agar terus mengikuti perkembangan informasi resmi dari BMKG, periksa kondisi bangunan tempat tinggal yang jika ada keretakan serius maka segera hindari penggunaan bangunan tersebut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Serius Ada Cadangan Beras 4,8 Juta Ton? Kok Beras Tetap Mahal

52 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Nasional
Serius Ada Cadangan Beras 4...

Tak Dijamin JKN, Bisa Masuk Program Berani

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Tak Dijamin JKN, Bisa Masuk...

Kasus Kapal Virgo, Empat Tersangka Ditetapkan

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Kasus Kapal Virgo, Empat Te...
Advertisement
Jakarta World Cinema 2026 Siap Digelar, Hadirkan 207 Film dari 69 Negara

Jakarta World Cinema 2026 Siap Digelar, Hadirkan 207 Film dari 69 Negara

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.