UMKM Panen Order! INABUYER 2025 Bukukan Transaksi Rp2,1 Triliun
📅 Sabtu, 26 Jul 2025, 16:58 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: ANTARA/HO-Kementerian UMKM
JAKARTA - UMKM adalah penggerak utama kegiatan ekonomi di Indonesia, menyumbang sekitar 60,5% terhadap PDB dan menyerap 96,9% tenaga kerja.
UMKM berperan besar dalam mengurangi pengangguran dengan menyerap banyak tenaga kerja.
Dengan menciptakan lapangan kerja dan mendorong pertumbuhan ekonomi, UMKM berkontribusi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.
UMKM sering menjadi sumber inovasi dan menciptakan pasar baru, mendorong dinamika ekonomi.
Ajang INABUYER B2B2G Expo 2025, yang mempertemukan produk usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) dengan pembeli dari pemerintah, Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan swasta, mencatatkan total transaksi senilai Rp2,1 triliun.
"Salah satu kerja sama yang tercatat, PT Pertamina berhasil melakukan transaksi langsung sebesar Rp530,8 miliar,” kata Deputi Bidang Usaha Kecil Kementerian UMKM Temmy Satya dalam keterangan pers kementerian di Jakarta, Sabtu (25/7).
INABUYER B2B2G Expo 2025 merupakan ajang yang mempertemukan pembeli (buyer) dari kementerian dan lembaga, BUMN, dan swasta dengan pemasok (supplier) UMKM.
Acara yang didukung oleh Kementerian UMKM, Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP), Himpunan Peritel dan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (Hippindo), dan Smesco ini bertujuan memfasilitasi pertemuan bisnis, kolaborasi, dan kerja sama.
Dalam penutupan INABUYER 2025 di Jakarta, Jumat (25/7), Temmy mengatakan jika seluruh kementerian dan lembaga dan BUMN secara optimal memanfaatkan ajang seperti ini untuk berbelanja produk UMKM, dampaknya terhadap pengembangan UMKM akan sangat signifikan.
Ia juga menambahkan inisiatif ini merupakan wujud pemenuhan amanat Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 7 Tahun 2021, yang mewajibkan 40 persen belanja barang dan jasa pemerintah dialokasikan untuk UMKM dan koperasi.
"Kegiatan ini kami harapkan menjadi pemicu, karena selama ini UMKM kita yang jumlahnya 57 juta masih takut atau belum tahu tentang tata cara mengakses kebutuhan kementerian dan lembaga serta BUMN. Lewat INABUYER B2B2G Expo, supply dan demand dipertemukan secara konkret," ujar Temmy.
Temmy menegaskan INABUYER bukan hanya sekadar tempat bertemunya pembeli dan penjual, tetapi juga menjadi wadah untuk berbagi pengetahuan, lokakarya, dan membangun jaringan usaha bagi UMKM.
"Dulu UMKM hanya kita pajang untuk berpameran, tetapi sekarang kita menyediakan buyer yang bisa ditawari produk langsung oleh pengusaha UMKM," ujarnya.
Ia berharap acara serupa INABUYER dapat terus dilakukan tidak hanya oleh Kementerian UMKM, tetapi juga oleh kementerian dan lembaga serta BUMN lainnya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!