Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dispar Mataram Tingkatkan Kebersihan Objek Wisata selama Fornas

📅 Kamis, 24 Jul 2025, 16:10 WIB | Oleh:
Dispar Mataram Tingkatkan Kebersihan Objek Wisata selama Fornas Doc: ANTARA/Nirkomala
Ket. Kawasan Pantai Loang Baloq Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat. .

Mataram -- Dinas Pariwisata Kota Mataram, meningkatkan pengawasan dan kebersihan pada sejumlah objek wisata selama Festival Olahraga Masyarakat Nasional (Fornas) VIII 2025, berlangsung di Provinsi Nusa Tenggara Barat, khususnya Kota Mataram.

"Petugas pada sejumlah objek wisata sudah kami kumpulkan dan ingatkan, agar selama Fornas berlangsung bisa menjaga keamanan, kenyamanan, serta kebersihan di sekitar objek wisata," kata Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Kota Mataram Cahya Samudra di Mataram, Kamis.

Menurutnya, sejumlah objek wisata di Kota Mataram yang berpotensi akan dikunjungi oleh para atlet serta tamu Fornas antara lain di Pantai Ampenan, Kota Tua Ampenan, Taman Loang Baloq, dan kawasan Udayana khususnya di Teras Udayana.

Para kelompok sadar wisata (Pokdarwis) di masing-masing objek wisata, sudah diimbau dan diingatkan agar tetap menjaga keamanan, kenyamanan, serta kebersihan di sekitar objek wisata agar para tamu bisa betah dan nyaman selama berada di Mataram.

"Untuk penanganan sampah, kami sudah berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH), agar dapat dioptimalkan dan tidak terjadi penumpukan pada titik-titik tertentu," katanya.

Selain itu, lanjutnya, para pedagang yang ada di kawasan objek wisata juga diharapkan bisa berpartisipasi dengan tidak menaikkan harga jual barang dagangan mereka.

Terutama pedagang kuliner, sebab para tamu Fornas yang dikabarkan mencapai 15.000-20.000 orang tersebut pasti akan mencari kuliner khas di Kota Mataram seperti Sate Rembiga, Ayam Taliwang, pelecing kangkung dan lainnya.

Termasuk juga kuliner "seafood" segar di kawasan Pantai Loang Baloq. Diharapkan pedagang tetap memberikan harga normal, agar bisa menjadi investasi promosi jangka panjang.

"Kalau pedagang ambil keuntungan terlalu tinggi dengan menaikkan harga normal, bisa membuat tamu jera untuk datang. Apalagi belanja," katanya.

Begitu juga dengan para pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) kriya dan garmen, diharapkan tidak mengambil keuntungan berlebihan.

"Kalau harga normal, tamu akan senang datang dan belanja. Bahkan bisa jadi peluang kerja sama," katanya menutup.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Memahami Kaum Furry, Orang-orang yang Mengidentifikasi Dirinya sebagai Binatang
    Nah that's right thank you ~
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

FK UB Tingkatkan Kapasitas Nakes Kendalikan Resistensi Antimikroba

29 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
FK UB Tingkatkan Kapasitas ...
Daerah
Lewat Gebyar Pajak 2026, Pe...
Daerah
Wali Kota Bandung Dorong So...
Megapolitan
Dukung Pelestarian Bahasa L...
Advertisement
Makin Tertekan, INACA Desak Pajak Sparepart Pesawat Juga Bisa Ditekan jadi 0%

Makin Tertekan, INACA Desak Pajak Sparepart Pesawat Juga Bisa Ditekan jadi 0%

04 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.