Angka Kelahiran di Korea Selatan Naik 11 Bulan Berturut-turut

Kamis, 24 Jul 2025, 16:42 WIB

SEOUL - Angka kelahiran di Korea Selatan (Korsel) meningkat selama 11 bulan berturut-turut karena meningkatnya angka pernikahan, demikian ditunjukkan data kantor statistik negara tersebut pada Rabu (23/7).

Jumlah bayi yang baru lahir naik 3,8 persen dibanding setahun sebelumnya menjadi 20.309 pada Mei, terus meningkat sejak Juli tahun lalu, kata Statistics Korea.

Ket. Foto: Sekelompok anak mengibarkan bendera nasional Korea Selatan. Angka kelahiran di Korea Selatan meningkat selama 11 bulan berturut-turut karena meningkatnya angka pernikahan. — Sumber: Istimewa

Tingkat kesuburan total, atau jumlah anak yang diperkirakan akan dilahirkan seorang perempuan selama masa hidupnya, naik 0,02 menjadi 0,75 pada bulan tersebut, tetapi angka itu masih jauh di bawah tingkat penggantian populasi di angka 2,1 kelahiran per perempuan demi menjaga populasi tetap stabil.

Angka pernikahan naik 4,0 persen menjadi 21.761 pada Mei secara tahunan, tetapi jumlah perceraian turun 6,4 persen menjadi 7.413.

Kekhawatiran tetap ada terkait generasi muda yang menunda atau bahkan memutuskan untuk tidak memiliki anak karena kesulitan ekonomi seperti harga rumah yang tinggi dan masalah pengangguran yang sulit diatasi.

Angka kelahiran yang masih rendah memicu kekhawatiran akan jurang demografi, yang mengacu pada penurunan tajam jumlah kepala rumah tangga, yang pada akhirnya dapat menyebabkan penyusutan konsumsi.

Angka kematian hampir tidak berubah, yakni 28.510 pada Mei dibandingkan dengan bulan yang sama tahun lalu.

Dipengaruhi oleh angka kematian yang masih tinggi dan angka kelahiran yang relatif rendah, penurunan populasi alami mencapai 8.202 pada bulan tersebut. Ant/Xinhua

  • wonpil
  • korean won

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Deri Henriawan

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.