Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Menteri UMKM Ngamuk Halus: Belanja Pemerintah Jangan Cuma Buat Pemain Besar!

📅 Rabu, 23 Jul 2025, 22:10 WIB | Oleh: Tim Penulis
Menteri UMKM Ngamuk Halus: Belanja Pemerintah Jangan Cuma Buat Pemain Besar! Doc: ANTARA/HO-Kementerian UMKM
Ket. Pengunjung memadati INABUYER B2B2G Expo di Gedung Smesco, Jakarta, Rabu (23/7/2025).

JAKARTA – Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman menyatakan mendukung implementasi 40 persen belanja pemerintah melalui ajang INABUYER B2B2G Expo 2025.

Maman mengatakan kegiatan ini merupakan wujud nyata implementasi Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 7 Tahun 2021 yang mengamanatkan alokasi belanja barang dan jasa pemerintah sebesar 40 persen untuk UMKM.

Saat pembukaan INABUYER B2B2G Expo 2025 di Jakarta, Rabu (23/7), Menteri Maman menyatakan INABUYER adalah platform strategis untuk menjaga kedaulatan ekonomi nasional dengan menempatkan UMKM sebagai pemain utama dalam rantai pasok.

“INABUYER bersama Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) ini adalah wujud nyata implementasi PP Nomor 7 Tahun 2021 yang memberikan perlindungan dan ruang sebesar-besarnya kepada UMKM untuk menjadi raja di negeri sendiri,” katanya.

Meskipun data LKPP menunjukkan target 40 persen belanja UMKM telah tercapai, Maman menekankan pentingnya penguatan dari sisi validitas entitas usaha, legalitas UMKM, serta jaminan bahwa produk yang dibeli benar-benar buatan dalam negeri.

“Kami ingin memastikan bukan hanya entitas usahanya yang UMKM, tetapi juga produknya benar-benar manufaktur lokal,” tambahnya.

Menteri UMKM juga menegaskan komitmen pemerintah terhadap penguatan ekonomi kerakyatan melalui berbagai kebijakan afirmatif.

Ia menambahkan setiap kebijakan Kementerian UMKM, bersama LKPP serta kementerian dan lembaga terkait, harus berdampak langsung pada UMKM dan berkontribusi bagi pertumbuhan ekonomi rakyat.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Umum Himpunan Peritel dan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (Hippindo) Budihardjo Iduansjah menyampaikan INABUYER adalah wujud nyata sinergi antara pengusaha ritel, pemerintah, BUMN, dan pengusaha lokal dalam membangun rantai pasok nasional yang kuat dan berkelanjutan.

“Melalui INABUYER, Hippindo berkomitmen memperkuat peran UMKM dalam mendukung ekosistem ritel modern Indonesia,” ujarnya.

Ajang ini diharapkan mempermudah pengusaha ritel dalam menjangkau produk dalam negeri berkualitas, sekaligus mendorong peningkatan penggunaan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN), serta memperluas dukungan terhadap program Bangga Buatan Indonesia, Beli Produk Indonesia, dan BINA (Belanja di Indonesia Aja) yang sedang berjalan.

INABUYER B2B2G Expo diinisiasi Hippindo untuk menghubungkan buyer dari sektor kementerian dan lembaga, BUMN, dan swasta dengan supplier. Acara ini bertujuan untuk memfasilitasi pertemuan bisnis, kolaborasi, dan kerja sama antara buyer dan supplier.

INABUYER 2025 dilaksanakan pada 23-25 Juli di Gedung Smesco, Jakarta.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
Megapolitan
IQAir: Kualitas Udara Jakar...
Ekonomi
Rupiah Rawan Tertekan - 29 ...
Olahraga
Tim Eropa Kembali Juara Lav...
Advertisement
FIFA Asean Cup 2026: Drama VAR! Thom Haye Kartu Merah, Indonesia Vs Malaysia Masih 0-0 di Babak Pertama

FIFA Asean Cup 2026: Drama VAR! Thom Haye Kartu Merah, Indonesia Vs Malaysia Masih 0-0 di Babak Pertama

28 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.