Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemprov DKI Tambah 25 Bus Sekolah untuk Penyandang Disabilitas

📅 Selasa, 22 Jul 2025, 20:50 WIB | Oleh:
Pemprov DKI Tambah 25 Bus Sekolah untuk Penyandang Disabilitas Doc: ANTARA/Lia Wanadriani Santosa
Ket. Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Syafrin Liputo??????? dalam Talkshow bertema "Peta Strategis 5 Abad Jakarta Menuju Top 50 Global City 2029" di Balai Kota Jakarta, Selasa (22/7).

JAKARTA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan menambah 25 unit bus sekolah untuk pelajar penyandang disabilitas yang dirancang dengan fasilitas-fasilitas khusus untuk memudahkan, terutama pengguna kursi roda dan tunanetra.

"Bus sekolah khusus disabilitas jumlahnya 5, akan ditambah 25 (unit) tahun ini," kata Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Syafrin Liputo dalam Talkshow bertema "Peta Strategis 5 Abad Jakarta Menuju Top 50 Global City 2029" di Balai Kota Jakarta, Selasa.

Salah satu fasilitas yang disediakan, yakni sistem platform hidrolik untuk mengangkut kursi roda ke dalam bus.

Adapun merujuk bus yang resmi dioperasikan pada Januari 2024, fasilitas lain yang disediakan yakni ruang untuk tujuh penumpang dengan kursi roda, kemudian sepuluh tempat duduk, ruang untuk 19 penumpang berdiri.

Kemudian, kamera pengawas (Closed Circuit Televison/CCTV), dan lantai taktil sebagai panduan jalan bagi siswa tunanetra.

Bus sekolah disabilitas melewati rute yang dipilih berdasarkan lokasi Sekolah Luar Biasa (SLB) dan jumlah siswa dengan kebutuhan akses bus.

Rute-rutenya meliputi Rorotan-Marunda (melewati SLB Negeri 8); Plumpang-Kemayoran (melewati SLB Negeri 9); Kalideres-YPAC Jakarta; Muara Baru-YPAC Jakarta; dan Lubang Buaya-YPAC Jakarta.

"Kami memprioritaskan pelayanan ke sekolah yang membutuhkannya," kata Syafrin.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sendiri membutuhkan 80 unit bus, sehingga jumlah bus akan terus ditambah secara bertahap, sembari meningkatkan pelayanan armada yang sudah ada.

Sementara itu, bagi masyarakat dengan kondisi disabilitas yang juga membutuhkan bus, Pemprov DKI akan melakukan klasterisasi.

"Untuk masyarakat, kami butuh identifikasi, tentu tidak juga bus melayani dari depan rumah. Kami akan klastering layanannya, terdekat di mana kemudian mau memenuhi untuk ditempatkan bus stop atau halte sementara," demikian kata Syafrin.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
  • Kemenperin Pacu Industri Halal Tembus Pasar Global Lewat Halal Indo 2026
    Langkah mendorong penyerapan 60 persen vendor lokal di ...
  • Bukan Sekadar Ekspor, Industri Pangan Indonesia Kejar Posisi di Rantai Nilai Global
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai posisi manufaktur Indonesia ...
  • Industri Besar di Kaltim Didorong Wajib Serap 60 Persen Vendor dan UMKM Lokal.
    Langkah Komisi VII DPR RI dalam mendorong regulasi ...
Advertisement
Puncak Peringatan HUT Ke-81 TNI di Monas Dibatalkan

Puncak Peringatan HUT Ke-81 TNI di Monas Dibatalkan

22 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.