NTB Targetkan 106 Koperasi Desa Merah Putih beroperasi Akhir 2025

Selasa, 22 Jul 2025, 13:48 WIB

MATARAM - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Nusa Tenggara Barat (NTB) menargetkan operasional Koperasi Merah Putih secara penuh di 106 desa hingga akhir tahun 2025.

“Pemerintah menargetkan operasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih sampai dengan Desember. Tapi kita menargetkan 106 desa dulu sampai Oktober 2025," kata Kepala Dinas Koperasi dan UKM NTB, Ahmad Masyhuri di Mataram, Selasa (22/7).

Ket. Foto: Kepala Dinas Koperasi dan UKM NTB, Ahmad Masyhuri di Mataram, Selasa (22/7). — Sumber: antara foto

Ia mengatakan 106 desa ini menjadi prioritas Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB, lantaran masuk dalam daftar desa dengan kategori kemiskinan ekstrem.

“Jadi, ini yang kita prioritaskan dulu, bukan berarti yang lain tidak diperhatikan. Tapi kita ingin mendukung program desa berdaya dari Pak Gubernur dalam rangka mengurangi kemiskinan ekstrem di NTB,” ujarnya.

Menurut Masyhuri, secara kelembagaan Koperasi Merah Putih sudah terbentuk di 1.166 desa/kelurahan di NTB. Dari jumlah itu, tiga desa di pilih menjadi model percontohan bagi desa/kelurahan lain dalam menjalankan Koperasi Merah Putih.

Tiga desa itu, yakni Desa Kekiri Kecamatan Gunungsari, Kabupaten Lombok Barat, Desa Bilelando Kecamatan Praya Timur, Kabupaten Lombok Tengah dan Desa Kembang Kuning, Kecamatan Sikur, Kabupaten Lombok Timur.

“Tiga desa ini sebagai model dari Koperasi Merah Putih, sehingga kalau ada yang bertanya seperti apa Koperasi Merah Putih bisa melihat tiga desa itu,” terang Masyhuri.

Lebih jauh, pihaknya menepis jika keberadaan Koperasi Merah Putih akan mematikan usaha kecil. Justru kehadirannya bisa bersinergi dan saling menguntungkan dengan usaha kecil. Bahkan, Koperasi Merah Putih dapat menjadi mitra Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) yang sudah ada.

"Tidak akan mematikan usaha kecil. Ini justru menguntungkan buat masyarakat, karena masyarakat bisa bermitra langsung tanpa ada monopoli. Karena koperasi ini milik masyarakat,” katanya.

Sebagai informasi pada September 2024, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat angka kemiskinan di NTB sebanyak 11,91 persen atau setara 658,60 ribu orang. Jumlah penduduk miskin turun 1 persen atau sekitar 50,41 ribu orang terhadap Maret 2024 yang saat itu masih mencapai 709,01 ribu orang.

Sementara dalam dokumen Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) NTB 2025-2029 menetapkan target tingkat kemiskinan berada dalam rentang 11,68 sampai 12,18 persen pada 2025. Kemudian, jumlah kemiskinan diharapkan menyentuh angka 9,40 sampai 9,90 persen pada 2029.

  • Koperasi Desa Merah Putih
  • Pemprov NTB

Redaktur: Sriyono

Penulis: Sriyono

Berita Terbaru

BMKG Prakirakan Cuaca Sebagian Besar Daerah di Wilayah Indonesia Cerah hingga Berawan Tebal

Jangan Biarkan Karhutla Meluas! KSP Minta Penanganan Cepat dan Tegas

NBA Rilis Jadwal Musim 2026-27, Laga Ulangan Final dan Reuni Para Bintang Jadi Sorotan

BMKG Beberkan Cuaca Hari Ini, Mayoritas Wilayah Diprediksi Cerah hingga Berawan

Butter Baby Hadirkan Klepon Donut, Jajanan Tradisional Indonesia dalam Semangat Kemerdekaan.

Calon Penumpang Tak Sabara Tunggu Operasi LRT dari Kelapa Gading ke Manggarai Mulai Besok

Manchester United Bersaing dengan Aston Villa dan Benfica untuk Boyong Alejandro Balde

Utang Whoosh Rp116 Triliun Disorot, Pemerintah Diminta Uji Risiko APBN

Busyet… 150 Roda Dua Dikandangkan dari Balap Liar di Jambi

Pelatih Mengeklaim, Tim Panahan Masih Bisa Bersaing di Asian Games Jepang

Jaga Elang Jawa, PGE Raih Penghargaan dari Kementerian Kehutanan di HKAN 2026.

Asean Mulai Kerepotan dengan Asap Eksporan Indonesia, tapi Rikuh

Kabut Asap Karhutla Jadi Pembunuh Diam-Diam, Pakar Ungkap Bahayanya

Liverpool Didesak Datangkan Gelandang Bertahan, Ini Jawaban Iraola

Asap Karhutla Makin Pekat, Penderita Asma Diminta Waspadai Serangan Akut

Misteri Ketidakhadiran Menhut dan Menteri LH di Rakor Karhutla Akhirnya Terjawab, Simak Alasannya

Liga Inggris, Fulham Tak Mampu Menyamai Chelsea

Kemnaker Paparkan Langkah Konkret Indonesia Hadapi Perubahan Dunia Kerja di Forum ASEAN

Fiorentina Tanpa Ampun Dibantai AS Roma 0-4

Karhutla Jadi Ancaman Serius, Menteri LH Minta Warga Waspada dan Patuhi Pemda

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.