Menkes Minta Menhan Tempatkan Dokter TNI di Rumah Sakit Daerah Konflik

Selasa, 22 Jul 2025, 23:35 WIB

Jakarta -- Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin meminta Kementerian Pertahanan menempatkan dokter dari kalangan TNI untuk bertugas di 14 rumah sakit yang akan dibangun di wilayah rawan konflik, termasuk Papua.

Hal tersebut dilakukan agar seluruh tenaga medis yang bertugas di rumah sakit tersebut mempunyai kemampuan untuk bertahan jika terjadi serangan dari kelompok separatis tertentu.

Ket. Foto: Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin (kiri) dan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin (kanan) saat di kantor Kemhan, Jakarta Pusat, Selasa (22/7) — Sumber: ANTARA/Walda Marison

"Kalau dari Kementerian Pertahanan tenaga medis, tenaga kesehatannya lebih ada faktor pertahanan dan kalau toh pun terjadi sesuatu, mereka bisa menjaga diri," kata Budi Gunadi Sadikin di kantor Kementerian Pertahanan, Jakarta Pusat, Selasa.

Selain karena mempunyai dasar pertahanan sebagai anggota TNI, Budi Gunadi menilai dokter-dokter dari kalangan Kementerian Pertahanan dan TNI memiliki kualitas yang baik untuk melayani masyarakat.

Budi Gunadi menjelaskan, Kemenkes telah menandatangani nota kesepahaman dengan Kemenhan dalam rangka kerja sama pembangunan 14 rumah sakit tersebut.

Dalam kerja sama itu, Kemenhan akan membantu seluruh proses pembangunan dari mulai pembangunan konstruksi, pengamanan wilayah rumah sakit hingga pengiriman tenaga medis.

Namun demikian, Budi Gunadi memastikan tidak semua tenaga medis yang bertugas dari rumah sakit berasal dari kalangan TNI dan Kementerian Pertahanan.

"Ada ekspektasi dari masyarakat, dari tokoh-tokoh agama, tokoh-tokoh politik di sana harus ada yang namanya Orang Asli Papua atau OAP yang terlibat. Jadi nanti akan dikombinasikan untuk bertugas di rumah sakit," jelas Budi Gunadi.

Budi memastikan seluruh proses pembangunan rumah sakit akan berjalan pada 2026 mendatang.

Di saat yang sama, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin mengaku telah menyiapkan dokter-dokter berkualitas lulusan Fakultas Kedokteran Militer Universitas Pertahanan untuk bertugas di 14 rumah sakit itu.

"Kita punya fakultas kedokteran dan setiap tahun kita memiliki lulusan fakultas kedokteran yang nantinya dia menjadi dokter di PMI dan itu akan kita kontribusikan untuk mendukung rumah sakit di daerah," kata Sjafrie.

Sjafrie menambahkan pihaknya juga akan mengerahkan Satgas Kesehatan yang telah bertugas di Papua untuk bertugas di rumah sakit tersebut.

  • dokter daerah konflik

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Antara, Sujar

Berita Terbaru

UMKM Tegal Punya Harapan Baru, OJK Perkuat Akses Pembiayaan

Awal yang Baik bagi Madrid Bersama Mourinho Usai Tundukkan Espanyol

Program-program Unggulan Gorontalo akan Menuju Laut

Banjarmasin 5 Abad, Festival Tari Jadi Cara Rawat Tradisi Banjar

NU Menegaskan akan Menolak Penggunaan Uang dalam Muktamar. Politik Uang Itu Moral Bobrok

Jangan Tertipu! BP3MI Sulsel Ingatkan Warga Pilih Jalur Resmi Kerja di Luar Negeri

Awal yang Cantik di Periode Kedua, Mourinho bawa Madrid Kalahkan Espanyol 2-1

Lima Mahasiswa UI Bikin Gebrakan di AS, Jadi Satu-satunya Tim S-1 di Program Geosains Dunia

Mandi di Pantai Tuturuga Berujung Petaka, 4 Orang Terseret Ombak

Niat Awal Ingin Inspeksi, GM Pelindo Maumere Justru Berjibaku Selamatkan Korban Gempa Jatuh ke Laut

Hebat Prestasi Mendunia! Lima Mahasiswa UI Tembus Program Geosains di Houston

Jalan layang Bomang Buka Akses Warga Bojonggede dan Parung Langsung ke Cibinong

Pemkot Pariaman dan KKP Koordinasi Realisasikan Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih

Beras Indonesia Surplus 3,67 Juta Ton, Kok Harga di Daerah Masih Bisa Rp30 Ribu?

Inter Milan Rekrut Curtis Jones dari Liverpool, Kontrak hingga 2031

Kirab Ancak Agung Jember Kembali Bikin Sejarah, Rekor MURI Berhasil Dipecahkan!

Pemprov Gorontalo Perkuat Sektor Agro Maritim

Sungai Musi Bersih, Kota Palembang Asri! Wali Kota Dorong Aksi Peduli Lingkungan

Pemkot Palu Sasar 31.316 Penerima Manfaat Bantuan Pangan

Hasil Liga Spanyol: Mourinho Awali Periode Kedua di Madrid dengan Kemenangan 2-1 Atas Espanyol

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.