Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BMKG: Gelombang Tinggi Ancam Pesisir NTB, Warga Diminta Siaga

5 Senin, 21 Jul 2025, 11:20 WIB | Oleh: Tim Penulis
BMKG: Gelombang Tinggi Ancam Pesisir NTB, Warga Diminta Siaga BMKG: Gelombang Tinggi Ancam Pesisir NTB, Warga Diminta Siaga Doc: Antara Foto
Ket. Sebuah kapal tanker pengangkut BBM menepi saat gelombang tinggi di perairan pantai Ampenan, Mataram, NTB

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau warga pesisir di Nusa Tenggara Barat (NTB) untuk mewaspadai gelombang air laut pasang setinggi lebih dari 1,7 meter sampai tanggal 28 Juli 2025 mendatang.  

"Tinggi gelombang berkisar antara 0,1 meter sampai 2,5 meter dengan pasang maksimum lebih dari 1,7 meter," kata Kepala Stasiun Meteorologi Zainuddin Abdul Madjid, Satria Topan Primadi dalam pernyataan di Mataram, Senin.    

Satria mengatakan daerah yang berpotensi terdampak adalah Ampenan, Sekarbela, Gerung, Lembar, Pemenang, Jerowaru, dan Labuhan Lombok di Pulau Lombok.

Kemudian, pesisir Kabupaten Sumbawa dan Labuan Badas; serta Palibelo, Woha, Bolo, Langgudu, Soromandi, Sape, Rasanae Barat, Hu’u, dan Asakota di Pulau Sumbawa.

"Masyarakat di sekitar pesisir Lombok dan pesisir Bima, bantaran sungai dan daerah yang lebih rendah dihimbau tetap waspada dan siaga untuk mengantisipasi dampak dari pasang air laut maksimum," kata Satria.

Di Lembar, BMKG memprakirakan arah angin bertiup dari timur hingga ke selatan dengan kecepatan rentang 5 sampai 20 knot. Waktu pasang terjadi pada pukul 07.00 sampai 13.00 WITA.

Sedangkan di Sape, prakiraan cuaca adalah cerah berawan hingga hujan ringan dengan waktu pasang mulai dari jam 05.00 sampai 15.00 WITA.

Potensi banjir rob yang terjadi kali ini di pesisir Nusa Tenggara Barat dipicu akibat fase bulan baru yang berlangsung pada 23 sampai 26 Juli 2025.

Fase bulan baru terjadi akibat Bulan berada di antara Bumi dan Matahari, sehingga Bulan tampak gelap dari Bumi lantaran sisi terang sepenuhnya menghadap Matahari. Ketika fase bulan baru, air laut mengalami pasang akibat daya tarik gravitasi Bulan dan Matahari yang sejajar dengan Bumi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Satgas Penertiban Kawasan Hutan Selidiki Perusahaan AK, Jejak Hubungan dengan Oknum Aparat Didalami
    Ditanya siapa ak itu kq malah balik bertanya? ...
  • Andrea Bocelli Bikin Jakarta Terpukau! Konser Romanza Hadirkan Malam Penuh Keajaiban
    Salut banget dengan konser Andrea Bocelli sangat mengharumkan ...
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Megapolitan
BMKG: Jakarta Diperkirakan ...
Nasional
Perpusnas Ajukan Dua Naskah...
Daerah
Jelang Natal, Pemprov Sulaw...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Halal Connect Digelar LPPOM, Buka Jalan UMKM Lokal Go Global!

Halal Connect Digelar LPPOM, Buka Jalan UMKM Lokal Go Global!

04 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.