Khofifah Dorong UINSA Menjadi Teaching Industry untuk Kuatkan Industri Halal di Jatim

Minggu, 20 Jul 2025, 17:06 WIB

SURABAYA - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyampaikan Orasi Ilmiah di hadapan 2.180 wisudawan program Sarjana, Magister dan Doktor dalam Wisuda Ke-112 dan Sidang Senat Terbuka Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) Surabaya, Minggu (20/7). 

Dalam orasinya, Khofifah menegaskan komitmennya dalam membangun pendidikan islam di Jawa Timur yang mengedepankan kolaborasi dan berdampak bagi masyarakat. Salah satunya dengan mendorong agar UINSA mengembangkan Teaching Industry dan Program Studi (Prodi) Islamic Finance. Bukan tanpa alasan, kedua program tersebut sangat berpotensi dan akan bermanfaat bagi masyarakat Indonesia. 

Ket. Foto: Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa juga mendorong Universitas Islam Negeri Sunan Ampel untuk membuka program studi Islamic Finance untuk menguatkan perbankan syariah di Jawa Timur. — Sumber: Koran Jakarta/ Selocahyo

"Misalnya, Teaching Industry untuk Industri Halal. Saya rasa manfaatnya sangat besar bagi masyarakat. Apalagi di dekat sini, akan segera diresmikan KEK Industri Halal pertama di Indonesia, yaitu di Sidoarjo," ujar Khofifah. 

Gubernur Khofifah mengungkap bahwa pemerintah pusat sebenarnya telah menargetkan sektor Teaching Industry pada tahun 2023. Namun karena persiapan ekosistem yang belum semua ready di Indonesia maka diberikan kesempatan kepada pelaku-pelaku usaha untuk makanan dan minuman. 

"Mudah-mudahan bisa menjadi PR bersama dan terus berseiring untuk membangun Teaching Industry disini terutama yang berbasis industry halal di UINSA," harapnya. 

Kemudian terkait Prodi Islamic Finance, Gubernur Khofifah menatap optimis bahwa keberadaan prodi tersebut akan menjadi angin segar bagi dunia perbankan syariah di Indonesia. 

"Kemudian terkait _employability_ khususnya di bank-bank syariah dimana sesungguhnya membutuhkan basis Islamic Finance. Harapannya prodi Islamic Finance nanti bisa menjadi referensi cahaya bagi Bank Syariah yang ada di Indonesia," harapnya. 

Yang juga spesial dalam acara wisuda UINSA kali ini Gubernur Khofifah menerima penghargaan sebagai Tokoh Kontributif Pendidikan Islam Jawa Timur. Diserahkan langsung oleh Rektor UINSA Surabaya Akh. Muzakki, penghargaan tersebut diberikan atas kontribusi dan perhatian nyata Khofifah pada pengembangan pendidikan Islam di Jatim.

Selama kepemimpinan Gubernur Khofifah sejak periode pertama, penguatan pendidikan diniyah melalui pelaksanaan Program Bantuan Penyelenggaraan Pendidikan Diniyah dan Guru Swasta (BPPDGS) terus dilakukan. Dengan pemberian Bantuan Operasional Sekolah Daerah untuk Madrasah Diniyah (BOSDA MADIN) dan guru/ustadzah di lingkungan pendidikan keagamaan. Tercatat, selama lima tahun terakhir telah dialokasikan anggaran mencapai lebih dari Rp1 triliun.

Pemprov Jatim juga menginisiasi Program Beasiswa untuk Santri, dimana sejak tahun 2019 sampai 2025 melalui LPPD Prov. Jatim telah memberikan beasiswa kepada 6.876 santri untuk jenjang S1, S2, S3, Ma’had Aly hingga S1 Universitas Al Azhar Kairo. Sedangkan tahun ini rencananya akan disalurkan beasiswa untuk 1193 santri di Jawa Timur. 

"Alhamdulillah, apa yang kita lakukan ternyata ada yang mencatat dan merekam. Terima kasih Pak Rektor dan UINSA. Itu artinya kita harus menguatkan kembali sinergitas, keberseiringan antara Pemprov Jatim dengan UINSA," ucapnya. 

Di akhir, Gubernur Khofifah juga berpesan kepada seluruh wisudawan. Ia mendorong para wisudawan agar terus mengembangkan diri menjadi seorang _Enabler Leader_ sekaligus _Game Changer_ 

"Di tengah dinamika global, ketika di tangan orang lain impossible, di tangan anda semua menjadi possible. Dengan begitu kita bersama bisa menjadi Game Changer dengan kapasitas, kompetensi dan intelektualitas," pesan Khofifah. 

"Mari membangun Perguruan Tinggi yang berdampak bagi kemaslahatan umat dan masyarakat menyongsong Indonesia Emas 2045," tandasnya.

Senada dengan Gubernur Khofifah, Rektor UIN Sunan Ampel Surabaya Prof. Akh. Muzakki berpesan kepada seluruh wisudawan agar terus menjadi pribadi yang kuat dalam menghadapi segala permasalahan setelah lulus. Di tengah fenomena Generasi Strawberry, ia menekanan pentingnya untuk menjadi pribadi berbeda dari yang lain. 

Tak hanya itu, di tengah gempuran dampak sosial media, ia mengingatkan agar seluruh wisudawan bisa menjadi masyarakat yang lebih bijak. 

"Jejak digital tidak boleh disepelekan. Banyak terjadi penolakan oleh perusahaan terhadap calon karyawannya di tahap pengecekan latar belakang," pesannya.

Redaktur: Selocahyo Basoeki Utomo S

Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S

Berita Terbaru

Perusahaan Milik Kampus UGM Go Public! Target IPO Capai Rp45 Miliar

Tinjau Karhutla Kalsel, Menhut Raja Antoni: Api Sudah Tak Terlihat, tapi Gambut Masih Berasap.

Dalang Karhutla Diburu! Komisi III DPR Apresiasi Langkah Tegas Polri

Coco Gauff Juara Cincinnati Open untuk Kedua Kalinya, Masuk Klub Elite WTA

Gratis dan Siaga 24 Jam! Pertamina Buka Posko Medis bagi Warga Manggarai NTT

Formula 1: Norris Menangi GP Belanda, Verstappen Kecelakaan di Depan Pendukung Sendiri

TNI AU Gerak Cepat! 6 Pesawat Bawa Bantuan Kemanusiaan ke NTT dan Kalimantan

Liga Inggris: Manchester City Menang Dramatis di Awal Era Maresca, Liverpool Selamat dari Kekalahan

Terungkap! Kebakaran Rumah di Tebet Diduga Dipicu Mesin Fotokopi

Serie A: Amorim Buka Era Baru dengan Kemenangan, Milan Tundukkan Torino; Juventus Menang Tipis atas Frosinone

Karhutla Meluas, Gubernur Kalsel Desak Masyarakat Lindungi Diri dari Paparan Asap

La Liga: Barcelona Pesta Gol di Kandang Elche, Atletico Madrid Selamat dari Kekalahan

Kementerian Kebudayaan akan revitalisasi situs budaya di Malut

Mengerikan Tragedi Kebakaran Rumah di Tebet, 4 Orang Tewas

Arthur Fils Juara Cincinnati Masters 1000, Tekuk Tiafoe dalam Final Bersejarah

Presiden Prabowo Pimpin Ratas di Hambalang, Bahas Karhutla dan Dampak Bencana NTT.

Kodaeral XIII Gelar Lomba Speedboat di Tarakan, Dorong Potensi Kemaritiman Kaltara.

Takdir Geografis Gambia, Negara Terkecil Afrika yang Terjepit Senegal

Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H, Munafri Arifuddin Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan.

Tips Mengelola Bisnis Kos-Kosan

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.