Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkot Semarang Gandeng KPK, Agustina Tegaskan Komitmen Reformasi Birokrasi dan Pencegahan Korupsi

📅 Sabtu, 19 Jul 2025, 09:52 WIB | Oleh:
Pemkot Semarang Gandeng KPK, Agustina Tegaskan Komitmen Reformasi Birokrasi dan Pencegahan Korupsi Doc: koran jakarta/dok
Ket. Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti saat mengikuti Rapat Koordinasi Pencegahan Korupsi bersama KPK RI di Balai Kota Semarang, Jawa Tengah, Jumat (18/7).

SEMARANG - Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang bergerak cepat menyikapi dinamika kepercayaan publik pasca-penanganan kasus korupsi yang menyeret mantan Wali Kota Semarang.

Di bawah kepemimpinan Agustina Wilujeng Pramestuti, Pemkot Semarang mengambil langkah konkret dan strategis dengan menggandeng Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai mitra pendamping dalam rangka penguatan tata kelola pemerintahan yang bersih, berintegritas, dan akuntabel.

Agustina menegaskan bahwa kolaborasi ini bukan semata respons atas kasus hukum yang sedang berjalan, melainkan bagian dari komitmen jangka panjang Pemkot Semarang untuk membenahi kultur birokrasi secara menyeluruh.

“Kami menyadari bahwa kepercayaan publik adalah fondasi utama dalam membangun kota. Tidak cukup hanya mengandalkan proses hukum, namun kita harus memastikan bahwa sistem yang kita bangun ke depan mampu mencegah terulangnya praktik koruptif,” ujar Agustina usai mengikuti Rapat Koordinasi Pencegahan Korupsi bersama KPK RI di Balai Kota Semarang, Jawa Tengah, Jumat (18/7).

Keterlibatan KPK dalam pendampingan ini difokuskan pada sejumlah aspek strategis, mulai dari perbaikan sistem pengadaan barang dan jasa, optimalisasi layanan publik, hingga penataan manajemen sumber daya manusia (SDM) di lingkungan birokrasi Pemkot Semarang. KPK akan bertindak sebagai mitra transformasi dengan pendekatan pencegahan, bukan penindakan.

“Kami membuka ruang kolaborasi yang sehat dan konstruktif bersama KPK. Ini bukan bentuk intervensi, melainkan kemitraan yang kami yakini akan mendorong terbentuknya birokrasi yang lebih bersih dan profesional,” tambah Agustina.

Selain KPK, proses pendampingan ini juga akan melibatkan Inspektorat Daerah, Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), serta Ombudsman RI untuk memperkuat sistem pengawasan internal dan eksternal.

Titik Balik Tata Kelola

Langkah yang diambil Agustina mendapat apresiasi dari berbagai pihak karena dinilai menunjukkan kepemimpinan yang responsif dan berorientasi pada perbaikan sistemik.

Bagi Agustina, momentum ini sekaligus menjadi refleksi bagi seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Semarang.

“Kami mengajak seluruh ASN untuk menjadikan ini sebagai titik balik. Mari kita kuatkan komitmen terhadap integritas, profesionalisme, serta loyalitas kita kepada masyarakat,” tegasnya.

Ia juga menekankan pentingnya membangun budaya pelayanan publik yang transparan, partisipatif, dan akuntabel.

Dengan prinsip-prinsip tersebut, diharapkan seluruh perangkat daerah dapat menjalankan tugasnya secara lebih efektif dan efisien, sekaligus mampu mengembalikan kepercayaan masyarakat.

Agustina menyatakan bahwa dirinya bertekad menjadikan Kota Semarang sebagai model kota yang kuat dalam tata kelola pemerintahan sekaligus bersih dari praktik korupsi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Pemulihan sawah pascabencana di Aceh

49 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pemulihan sawah pascabencan...
Nasional
Unjuk rasa mahasiswa dan ma...
Daerah
Peluncuran bus listrik proy...

Pembukaan Festival Budaya Kerinci 2026

59 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pembukaan Festival Budaya K...
Megapolitan
Aksi desak evaluasi perdaga...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.