Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Microsoft Setop Dukungan Insinyur Tiongkok untuk Pentagon

📅 Sabtu, 19 Jul 2025, 10:55 WIB | Oleh:
Microsoft Setop Dukungan Insinyur Tiongkok untuk Pentagon Doc: Foxnews
Ket. Menhan AS Pete Hegseth mengumumkan Pentagon sedang "menyelidiki" kekhawatiran Microsoft mengoperasikan program yang bekerja pada sistem pertahanan rahasia dengan bantuan insinyur komputer Tiongkok.

WASHINGTON - Microsoft mengatakan pihaknya memastikan personel yang berbasis di Tiongkok tidak memberikan dukungan teknis untuk sistem Departemen Pertahanan AS, setelah situs berita investigasi ProPublica mengungkap praktik tersebut awal minggu ini.

Kepala Pentagon Pete Hegseth mengonfirmasi bahwa pekerjaan pada layanan cloud Departemen Pertahanan AS telah dialihdayakan kepada orang-orang di Tiongkok, dan menegaskan bahwa negara tersebut tidak akan memiliki "keterlibatan apa pun" dengan sistem Pentagon di masa mendatang.

"Microsoft telah membuat perubahan pada dukungan kami bagi pelanggan Pemerintah AS untuk memastikan tidak ada tim teknik yang berbasis di Tiongkok yang memberikan bantuan teknis untuk layanan cloud Pemerintah Departemen Pertahanan dan layanan terkait," ujar Kepala Komunikasi Microsoft, Frank Shaw, dalam sebuah postingan di X, Jumat (18/7).

ProPublica melaporkan pada hari Selasa (15/7) bahwa raksasa teknologi itu menggunakan teknisi yang berbasis di Tiongkok -- pesaing militer utama Washington -- untuk memelihara sistem komputer Pentagon, dengan pengawasan terbatas oleh personel AS yang sering kali tidak memiliki keahlian yang diperlukan untuk melakukan pekerjaan itu secara efektif.

Senator AS Tom Cotton meminta Hegseth untuk menyelidiki masalah tersebut dalam surat tertanggal Kamis, dan kepala Pentagon menjawab dia akan melakukannya.

Hegseth kemudian mengunggah video di X Jumat malam yang menyatakan, "Ternyata beberapa perusahaan teknologi telah menggunakan tenaga kerja murah Tiongkok untuk membantu layanan cloud Departemen Pertahanan. Hal ini jelas tidak dapat diterima, terutama dalam lingkungan ancaman digital saat ini."

"Atas arahan saya, departemen akan... memulai -- secepat mungkin -- peninjauan selama dua minggu, atau lebih cepat, untuk memastikan bahwa apa yang kami temukan tidak terjadi di tempat lain di Departemen Pertahanan," ujar Hegseth.

"Kami akan terus memantau dan menangkal semua ancaman terhadap infrastruktur militer dan jaringan daring kami," tambahnya, seraya berterima kasih kepada "semua warga Amerika di media dan di tempat lain yang telah menyampaikan masalah ini kepada kami sehingga kami dapat mengatasinya."

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Daerah
Kemeriahan Gebyar PAUD Yogy...
Megapolitan
Pelatihan Mengemudi Becak L...
Olahraga
Ganda Campuran Indonesia Ra...
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.