Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

OJK Sebut Potensi Keuangan Syariah Lampung Sangat Besar

📅 Jumat, 18 Jul 2025, 22:32 WIB | Oleh: Tim Penulis
OJK Sebut Potensi Keuangan Syariah Lampung Sangat Besar Doc: ANTARA
Ket. Kepala OJK Provinsi Lampung Otto Fitriandy.  

BANDARLAMPUNG – Kepala OJK Provinsi Lampung, Otto Fitriandy, menyebutkan potensi pengembangan industri keuangan syariah di Lampung sangat besar, mengingat lebih dari 90 persen penduduknya adalah muslim.

"Selain itu, Lampung merupakan provinsi dengan jumlah pondok pesantren terbanyak kedua di Sumatera," kata Otto di Bandarlampung, Jumat (18/7).

Ia menjelaskan berdasarkan hasil Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) Tahun 2025, literasi keuangan syariah berada di angka 43,42 persen dengan tingkat inklusi hanya sebesar 13,41 persen.

Di sisi lain, Otto mengatakan aset perbankan syariah di Lampung tumbuh 16,01 persen menjadi Rp7,93 triliun pada 2025, dan pembiayaan meningkat 15,58 persen menjadi Rp6,21 triliun. 

Sementara itu, tingkat literasi pasar modal berdasarkan SNLIK 2025 hanya sebesar 17,78 persen dan tingkat inklusi sebesar 1,34 persen.

"Literasi keuangan bukan sekadar soal tahu cara menabung, tapi juga tentang bagaimana keluarga, terutama ibu-ibu, mampu merencanakan keuangan jangka panjang, memilih produk keuangan yang tepat, dan mengambil keputusan finansial yang bijak demi kesejahteraan keluarga," ujarnya.

"Ini juga menjadi bagian penting dalam mencegah stunting dan meningkatkan kualitas hidup anak-anak," tambah Otto.

Saat ini, basis ekosistem ekonomi dan keuangan syariah secara nasional tercatat cukup besar yakni dengan jumlah rumah ibadah 308.435 masjid, 376.469 mushola, dan 281,2 juta jiwa penduduk muslim.

Selain itu, lembaga keuangan mikro berbasis syariah tercatat berjumlah 4.500 unit, bank pembiayaan rakyat syariah 174, bank umum syariah 14 unit, unit usaha syariah 21 unit, 9 fintech syariah dan 29 asuransi syariah. Dengan demikian, ekosistem tersebut diupayakan untuk terus meningkat dan meluas.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...

Hari Santri Nasional

51 menit yang lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

54 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...
Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...

Capaian realisasi investasi nasional

1 jam lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Capaian realisasi investasi...

Dua tahun pemerintahan Prabowo

1 jam lalu | Fajar Alim M

Nasional
Dua tahun pemerintahan Prabowo
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.