Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Anak Yatim Piatu Jadi Prioritas Sekolah Rakyat Pemkab Jayapura

📅 Selasa, 15 Jul 2025, 16:35 WIB | Oleh: Tim Penulis
Anak Yatim Piatu Jadi Prioritas Sekolah Rakyat Pemkab Jayapura Doc: Antara
Ket. Bupati Jayapura Yunus Wonda.

Sentani - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayapura, Provinsi Papua menyatakan bahwa program sekolah rakyat yang sedang dirancang akan memprioritaskan penerimaan anak-anak yatim piatu dan keluarga tidak mampu.

Bupati Jayapura Yunus Wonda di Sentani, Selasa (15/7), mengatakan kebijakan ini merupakan bentuk perhatian pemerintah terhadap anak-anak yang rentan putus sekolah karena persoalan ekonomi dan kondisi sosial keluarga.

"Sekolah Rakyat ini kita rancang agar menjadi ruang belajar yang inklusif, dan anak-anak yatim piatu harus menjadi prioritas utama dalam penerimaan siswa," katanya.

Menurut Yunus, program Sekolah Rakyat akan dijalankan pada 2025 ini dan difokuskan di Toare, Distrik Waibhu untuk menampung hingga 1.000 siswa.

"Kami ingin pastikan semua anak, tanpa terkecuali dapat memperoleh haknya untuk bersekolah, apalagi mereka yang sudah kehilangan orang tua dan tidak punya penopang ekonomi," ujarnya.

Dia menjelaskan Sekolah Rakyat akan dikelola dengan sistem asrama, dan seluruh perlengkapan sekolah siswa akan dibiayai negara sehingga benar-benar anak-anak merasakan pendidikan gratis.

"Dalam sekolah ini anak-anak akan dididik dan dijamin semua kebutuhan sekolahnya, makannya hingga pakaiannya dijamin semuanya," katanya.

Dia menambahkan para siswa yang akan mengikuti Sekolah Rakyat ini akan didata dengan baik, sehingga memang benar-benar merupakan yang bersekolah di sini yakni anak yatim piatu juga dari keluarga kurang mampu.

"Kami ingin anak-anak tetap dapat belajar dan punya masa depan, meskipun mereka datang dari kondisi yang sulit tetapi mereka berhak untuk mendapatkan pendidikan yang layak," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Belajar merangkai kain batik di Semarang

44 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Belajar merangkai kain bati...
Ekonomi
Digitalisasi ekonomi melalu...
Daerah
DPRD DKI: Digitalisasi Park...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.