Infrastruktur Sekolah Rakyat Menengah Atas Bantul Siap Digunakan
Senin, 14 Jul 2025, 23:15 WIBBantul - Pemerintah Daerah (Pemda) Daerah Istimewa Yogyakarta memastikan infrastruktur dalam pelaksanaan Sekolah Rakyat Menengah Atas Bantul di gedung eks Balai Kementerian Sosial Sonosewu, Kabupaten Bantul sudah memadai dan siap digunakan.
"Persiapan semua secara infrastruktur sudah oke, namun demikian untuk kaitan dengan sarana prasarana yang ada di dalam masih dalam pendistribusian," kata Kepala Sekolah Rakyat Menengah Atas Bantul Agus Restanto disela tugasnya di Sekolah Rakyat, Senin.
Dengan demikian, kata dia, untuk kegiatan sekolah rakyat pada hari pertama Senin (14/7) bisa dimulai, hanya saja dalam beberapa hari ke depan dimulai dengan pelaksanaan pemeriksaan kesehatan terhadap para peserta didik baru sebelum nantinya mereka tinggal di asrama.
"Untuk pelaksanaan sekarang ini berkaitan dengan cek kesehatan atau pemeriksaan kesehatan gratis peserta didik. Ada empat jenis pemeriksaan mulai tinggi badan, berat badan sampai akhirnya kebugaran," katanya.
Dia juga memastikan untuk tenaga pendidik atau guru yang akan memberikan pelajaran kepada sekolah rakyat sudah siap semua, namun diakui masih kurang satu guru untuk pelajaran agama Hindu, meski sebelumnya sudah diusulkan, namun belum ada konfirmasi.
Terkait dengan gedung asrama, kata dia, di kompleks Sekolah Rakyat Menengah Atas Bantul ini terdapat delapan asrama yang berada di sisi timur maupun barat, guna menampung semua siswa sekolah rakyat yang jumlahnya mencapai 200 anak putra dan putri.
"Karena jumlah putri lebih banyak dan kebetulan pengaturan kamar itu dominan yang sebelah timur dengan jumlah 117 kamar, maka putri ditempatkan di sayap timur, untuk yang barat ada 83 kamar untuk laki laki. Jadi mereka menempati sesuai dengan gender masing masing," katanya.
Dia juga mengatakan, fasilitas yang terdapat dalam asrama, diantaranya bed atau kamar tidur, meski sebagian masih ada yang belum tersedia selimut dan bantal, namun demikian secara bertahap akan dipenuhi karena masih dalam tahap pendistribusian otoritas terkait.
"Kemudian kalau untuk ATK (alat tulis kantor) juga belum, spidol, proyektor juga belum. Kami tadi malam sudah inventarisasi masih banyak yang belum dilengkapi, namun sambil jalan akan dilengkapi sambil mengoptimalkan yang sudah ada," katanya.
Dia juga mengatakan, di provinsi DIY, untuk sekolah rakyat jenjang menengah atas disediakan dua sekolah, yaitu selain di Sonosewu Bantul, juga ada di wilayah Purwomartani Sleman, namun untuk kapasitas siswa lebih banyak di Sekolah Rakyat Bantul.
- Daerah Istimewa Yogyakarta
- sekolah rakyat
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Antara, Ones
Berita Terkait:
-
Pelayanan Publik Kota Amboon Terus Ditingkatkan
-
Iran Gelar Upacara Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Selama 6 Hari, Putranya Mojtaba Tak Akan Hadir
-
BPBD Kalsel Tunggu Rekomendasi BMKG untuk Perpanjangan Operasi Modifikasi Cuaca Atasi Karhutla.
-
Gerak Cepat Atasi Kebakaran Kapal, Kemenhub Kerahkan Kapal Patroli Evakuasi KM Mutiara Sentosa II
-
Honda Super-One Siap Debut di GIIAS 2026, Pertama di Asia Tenggara
-
Jelang Musim Baru Liga Inggris, Iraola Peringatkan Liverpool soal Konsistensi
-
PT KAI Ungkap Realisasi Keselamatan 145 Perlintasan Sebidang Capai 77,37 Persen
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.