Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dominasi Marc Marquez di Sachsenring Berlanjut

📅 Senin, 14 Jul 2025, 06:54 WIB | Oleh:
Dominasi Marc Marquez di Sachsenring Berlanjut Doc: Ronny Hartmann / AFP
Ket. Pembalap MotoGP, Marc Marquez, mengemudikan motornya pada sesi latihan ketiga Grand Prix sepeda motor MotoGP Jerman di sirkuit balap Sachsenring, di Hohenstein-Ernstthal dekat Chemnitz, Jerman, Minggu (13/7).

SACHSENRING, JERMAN — Marc Marquez merayakan start ke-200 di kelas utama MotoGP dengan kemenangan  di GP Jerman, Minggu (13/7). Di tengah balapan penuh insiden di Sachsenring, pembalap tim pabrikan Ducati itu tampil nyaris sempurna dan makin mendekatkan diri ke gelar juara dunia ketujuh kali.

Marquez kembali membuktikan dirinya sebagai spesialis Sachsenring. Dalam balapan yang hanya mampu diselesaikan oleh 10 pembalap, terendah sejak MotoGP Australia 2011, dia tampil dominan dari awal hingga akhir, mengunci kemenangan ketujuh musim ini dan memperlebar keunggulan di puncak klasemen. Start dari posisi terdepan, Marquez tak tersentuh sepanjang 30 lap.

Dia menyentuh garis finis dengan selisih lebih dari enam detik dari sang adik, Alex Marquez, yang finis kedua, disusul Francesco Bagnaia di posisi ketiga. “Ini hari yang sangat emosional. Balapan ke-200 saya di MotoGP, kemenangan ke-7 tahun ini, dan podium bersama adik saya. Sachsenring selalu spesial, tapi hari ini lebih dari itu,” ujar Marquez.

Cuaca cerah tak serta-merta menghadirkan balapan yang tenang. Sirkuit yang dikenal teknis ini kembali memakan banyak korban. Delapan pembalap gagal finis akibat kecelakaan, sementara dua lainnya tak bisa start karena insiden pada sesi sprint. Ketahanan fisik dan mental menjadi kunci, dan Marquez menunjukkan keduanya.

“Balapan ini sangat berat. Saya hampir terjatuh dua kali, dan melihat banyak rider tergelincir membuat saya harus ekstra hati-hati. Tapi bisa naik podium bareng Marc adalah sesuatu yang luar biasa,” ungkap Alex Marquez. Sementara itu, Bagnaia, rekan setim Marc di  tim Ducati, mengakui dia lebih bermain aman. “Setelah melihat kondisi lintasan dan banyaknya crash, saya memilih tak ambil risiko. Poin ketiga tetap penting,” ujarnya. ben/AFP/G-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Luar Negeri
Mobil Tabrak Kerumunan Oran...
Wisata
Prosesi adat kansoda'a di W...
Rona
7 Drama Korea Baru Wajib Di...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.