Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemprov PBD Tanggung Biaya Pembentukan Kopdes Merah Putih di 1.013 Desa

📅 Jumat, 11 Jul 2025, 13:59 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemprov PBD Tanggung Biaya Pembentukan Kopdes Merah Putih di 1.013 Desa Doc: ANTARA
Ket. Wakil Gubernur Papua Barat Daya, Ahmad Nausrau.

SORONG – Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya menanggung biaya administrasi pembuatan akta notaris pembentukan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih senilai Rp2,5 juta untuk 1.013 kampung kelurahan di enam kabupaten kota.

Wali Gubernur, Ahmad Nausrau, di Sorong, Jumat (11/7), menjelaskan tanggungan biaya administrasi senilai Rp2,5 juta ini merupakan salah satu langkah nyata yang diambil untuk mempercepat pembentukan koperasi di 1.013 kampung dan kelurahan yang tersebar di enam kabupaten kota.

"Ini untuk mendukung operasional pembentukan Kopdes Merah Putih di kampung dan kelurahan. Sementara biaya operasional itu dibebankan kepada organisasi perangkat daerah (OPD) terkait di masing-masing kabupaten/kota," jelasnya.

Dia mengakui saat ini sudah ada perkembangan dibandingkan dua pekan lalu terkait percepatan pembentukan Kopdes Merah Putih. Meski begitu, memang ada beberapa kendala teknis di lapangan.

Di Kabupaten Raja Ampat, misalnya, akses transportasi hanya bisa ditempuh melalui jalur laut. Wilayah yang luas membuat biaya operasional pengambilan data dari distrik-distrik menjadi sangat tinggi.

“Kondisi serupa juga ada di Kabupaten Tambrauw. Beberapa distrik memiliki akses jalan yang sulit, sehingga memerlukan tenaga ekstra dan biaya besar untuk menjangkau wilayah tersebut,” jelasnya.

Berbeda dengan itu, Kabupaten Maybrat disebut sudah memiliki akses jalan yang memadai hingga ke sebagian besar kampung. Namun, tidak tersedianya notaris di wilayah itu menjadi penghambat tersendiri.

“Sampai saat ini, belum ada notaris di Maybrat. Ini menjadi salah satu kendala percepatan pembentukan Kopdes Merah Putih di sana,” ujarnya.

Hingga saat ini, tercatat sebanyak 56 koperasi telah resmi terbentuk dari total 1.013 kampung dan kelurahan di Papua Barat Daya. Untuk mengatasi hambatan hukum dan mempercepat legalitas koperasi, Pemprov Papua Barat Daya telah mengumpulkan 37 notaris dari seluruh wilayah provinsi.

“Sebagian besar notaris saat ini berada di Kota Sorong dan Kabupaten Sorong. Sementara di Kabupaten Sorong Selatan dan Raja Ampat masing-masing hanya terdapat satu notaris. Adapun di Maybrat dan Tambrauw, belum ada sama sekali,” jelasnya.

Untuk itu, 37 notaris yang telah dikumpulkan oleh pemerintah provinsi dibagi secara merata ke enam kabupaten/kota agar bisa membantu mempercepat penerbitan akta notaris pembentukan Kopdes Merah Putih.

Wakil gubernur menegaskan Pemprov Papua Barat Daya bersama seluruh pemerintah kabupaten dan kota sepenuhnya mendukung program nasional Presiden Prabowo Subianto.

“Program ini sangat membantu mempercepat pembangunan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat desa di provinsi termuda ini. Komitmen kami tidak hanya secara administratif, tetapi juga melalui aksi nyata di lapangan,” ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Sekjen PBB Soroti Tantangan Lonjakan Populasi Lansia

58 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
Sekjen PBB Soroti Tantangan...
Advertisement
Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.