Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkab Donggala Tangani Banjir di Banawa Tengah dan Selatan

📅 Rabu, 09 Jul 2025, 11:48 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemkab Donggala Tangani Banjir di Banawa Tengah dan Selatan Doc: ANTARA
Ket. Bupati Donggala, Vera Elena Laruni, didampingi Dinas PU setempat saat meninjau kerusakan jembatan akibat banjir di wilayah Banawa Selatan dan Banawa Tengah, Kabupaten Donggala, Sulteng.

DONGGALA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Donggala, Sulawesi Tengah (Sulteng), memastikan melakukan penanganan darurat pasca-banjir bandang menerjang wilayah Banawa Selatan dan Banawa Tengah.

"Saat ini pemerintah daerah sedang menyusun langkah-langkah penanganan darurat untuk mempercepat perbaikan infrastruktur serta memulihkan kembali akses jalan bagi masyarakat di wilayah terdampak," kata Bupati Donggala Vera Elena Laruni saat ditemui awak media di Desa Powelua Banawa Tengah, Rabu (9/7).

Pihaknya sudah meninjau dan memeriksa satu persatu wilayah terdampak banjir di beberapa desa, baik di Kecamatan Banawa Tengah maupun Banawa Selatan. Terdapat lima desa terdampak banjir di Banawa Selatan yakni Desa Tosale, Lumbu Mamara, Salungkainung, Bambarimi, dan Lumbutarombo, sedangkan di Kecamatan Banawa Tengah wilayah terdampak banjir di Desa Limboro, Powelua, Kola-kola, Towale, Mekar Baru, dan Lumbudolo.

"Jadi, peninjauan ini untuk melihat secara langsung kondisi infrastruktur yang rusak akibat banjir tersebut," ucapnya.

Ia mengemukakan ada sejumlah jembatan rusak di Desa Powelua dan Towale.

"Tentunya kerusakan jembatan ini pasti mengganggu akses transportasi masyarakat setempat sehingga perlu segera ditangani," sebutnya.

Vera menegaskan pentingnya kehadiran pemerintah daerah secara langsung untuk merespons laporan masyarakat.

"Semua laporan warga yang masuk ke saya, apalagi soal banjir, saya harus memastikan langsung. Saya ingin memastikan langsung kondisi masyarakat di Banawa Tengah dan Banawa Selatan," katanya.

Ia pun mengimbau agar masyarakat Donggala, khususnya wilayah terdampak, untuk tetap waspada adanya banjir maupun bencana lainnya.

"Saat ini curah hujan yang melanda sebagian wilayah Sulawesi, termasuk Kabupaten Donggala, cukup tinggi sehingga masyarakat harus tetap waspada," ujarnya.

Diketahui, banjir itu terjadi pada Senin 7 Juli pukul 14.30 Wita disebabkan hujan dengan intensitas tinggi memicu meluapnya air sungai sampai masuk ke pemukiman warga.

Berdasarkan data BPBD Kabupaten Donggala, rumah terdampak akibat banjir itu mencapai 595 unit  dengan warga terdampak sebanyak 638 jiwa.

Selain itu akses jalan dari dusun 1 ke dusun 2 Desa Powelua terputus akibat gerusan air sungai, serta jembatan di Desa Tosale juga tidak dapat dilalui kendaraan atau putus total.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
Kemenbud Targetkan 7.000 Ca...
Megapolitan
DPRD dan Pemkot Bogor Berha...
Ekonomi
Menkeu Suahasil Lantik 5 Pe...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.