Panti Rawat Gizi, Layanan Kesehatan untuk Anak Malnutrisi, Ibu hamil, dan Lansia Diluncurkan

Senin, 07 Jul 2025, 20:05 WIB

JAKARTA -  Allianz Indonesia bersama doctorSHARE melalui Yayasan Allianz Peduli meluncurkan Panti Rawat Gizi di Pulau Kei, Maluku Tenggara. Hal ini dilakukan sebagai wujud komitmen jangka panjang dalam meningkatkan kesehatan ibu dan anak di wilayah terpencil.

Inisiatif ini hadir sebagai respons atas kebutuhan nyata masyarakat, dengan pendekatan berbasis komunitas dan keberlanjutan.  Fokusnya adalah mendukung program nasional Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) melalui penanganan malnutrisi dan stunting, peningkatan layanan kesehatan ibu, serta memperluas akses kesehatan di daerah dengan fasilitas terbatas.

Ket. Foto: Kegiatan Panti Rawat Gizi di Ohoi Waur, Pulau Kei Besar Pulau Kei, Maluku Tenggara. Layanan kesehatan ini untuk meningkatkan kesehatan ibu dan anak, termasuk pemantauan tumbuh kembang balita, imunisasi, pemberian vitamin, serta edukasi gizi dan kesehatan. — Sumber: Allianz

“Allianz Indonesia percaya bahwa pengaruh positif yang mendalam berasal dari keterlibatan yang berkelanjutan dan bermakna,” ujar Country Manager & Presiden Direktur Allianz Life Indonesia, Alexander Grenz, dalam keterangannya pada Senin (7/7).

“Inisiatif ini adalah bukti komitmen kami untuk mendukung masa depan masyarakat Indonesia yang lebih sehat dan berdaya, khususnya di wilayah dengan akses yang masih terbatas. Kami berharap langkah ini bisa memberikan dampak yang nyata dan menjadi awal dari kolaborasi yang lebih luas di masa mendatang,” imbuhnya.

Panti Rawat Gizi yang mulai dibangun sejak 2024 ini diperkirakan akan melayani sekitar 300 pasien per tahun, termasuk anak-anak dengan malnutrisi, ibu hamil, dan lansia. Selain sebagai fasilitas perawatan, program ini juga menjadi pusat edukasi gizi dan promosi kesehatan.

Allianz Indonesia dan doctorSHARE menerapkan sistem pemantauan dan evaluasi untuk mengukur dampak program, seperti penurunan angka stunting, peningkatan layanan kehamilan, dan keterlibatan aktif masyarakat. Survei langsung juga akan dilakukan untuk memahami perubahan perilaku dan kebutuhan komunitas secara lebih akurat.

Ni Made Daryanti, Ketua Yayasan Allianz Peduli, menambahkan, k Kesehatan merupakan salah satu pilar utama dalam program CSR Allianz Indonesia yang bertujuan untuk memperluas akses layanan kesehatan, memberikan edukasi, serta mendukung upaya pemerintah dalam menghadapi berbagai tantangan kesehatan di masyarakat.

“Melalui program seperti Panti Rawat Gizi, kami ingin membangun kapasitas lokal dan memperkuat peran masyarakat sebagai penggerak utama, agar inisiatif ini mampu menciptakan perubahan positif yang berakar dari dalam komunitas dan terus tumbuh seiring waktu,” ucapnya.

“Salah satu tantangan terbesar dalam pelayanan kesehatan di wilayah terpencil seperti Pulau Kei adalah keterbatasan fasilitas, tenaga medis, dan akses transportasi,” ujar Tutuk Utomo Nuradhy, Ketua Pengurus Yayasan doctorSHARE.

“Melalui kolaborasi ini, kami tidak hanya membangun fasilitas fisik seperti Panti Rawat Gizi, tetapi juga merancang sistem layanan kesehatan berbasis komunitas, termasuk pelatihan kader kesehatan lokal dan pendekatan promotif-preventif yang disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat setempat. Dukungan dari Allianz Indonesia menjadi katalisator penting dalam mendorong sistem yang lebih adaptif dan berkelanjutan.”

Dalam semangat pemberdayaan tersebut, doctorSHARE juga mendorong peningkatan kapasitas tenaga kesehatan lokal melalui program pelatihan dan dukungan pendidikan lanjutan bagi para staf yang berdedikasi. Upaya ini diyakini menjadi fondasi penting untuk menciptakan sistem layanan yang berkelanjutan dan mampu menjawab tantangan khas daerah terpencil.

“Keberlanjutan hanya bisa dicapai jika masyarakat lokal dilibatkan secara aktif,” tambah Tutuk.

“Salah satu contoh yang membanggakan adalah kembalinya seorang tenaga kesehatan asal Kei yang sebelumnya menempuh pendidikan di luar daerah dan kini memilih untuk kembali mengabdi di kampung halamannya. Semangat seperti inilah yang ingin terus kami dorong agar layanan kesehatan tumbuh bersama dengan kekuatan komunitas lokal itu sendiri.”

Sebagai bagian dari program, para kader posyandu dan kesehatan lokal dilatih untuk mendukung pemantauan tumbuh kembang anak, memberikan edukasi, dan memperluas layanan hingga ke desa-desa. Karyawan Allianz Indonesia juga terlibat sebagai relawan untuk memberikan literasi keuangan dan edukasi kesehatan, memperkuat dampak sosial yang berkelanjutan.

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Haryo Brono

Berita Terbaru

Antisipasi Gempa Susulan, Misa Digelar di Halaman Gereja

ISPA Jadi Keluhan Terbanyak di Pengungsian Gempa NTT, Posko Kesehatan Disiagakan

Kemarau Panjang, Debit Situ Cileunca Menyusut dan Ganggu Pasokan Air Bersih Bandung Raya

Jangan Lupa Kenakan Masker! Kualitas Udara Jakarta Senin Pagi Tak Sehat, Warga Diminta Waspada

Luar Biasa Barcelona Bantai Elche 5-0! Raphinha dan Fermin Sama-Sama Cetak Brace

Motor Pedagang di Kelapa Gading Hilang Akibat Ditipu, Modusnya Bikin Kaget

Kabar Besar untuk Warga Bogor Barat, Pemkab Bocorkan Rancang 6 Stasiun Baru

Drama 4 Gol dan Kartu Merah! Atletico Madrid Gagal Menang atas Villarreal

Hobi Unik Febry Arnold, Diaspora Indonesia yang Gemar Taklukkan Maraton

Juventus Start Sempurna Raih Tiga Poin! Frosinone Jadi Korban di Pekan Pertama Serie A

Sempat Unggul, Liverpool Gagal Menang! Newcastle Paksa The Reds Berbagi Poin

Gempa M 5,2 Guncang Manggarai NTT, Ada Potensi Tsunami? Ini Penjelasan BMKG

Menang Dramatis! Lando Norris Rebut Juara GP Belanda 2026, Verstappen Tersingkir Usai Kecelakaan

Karya Kreatif Indonesia dan Karya Kreatif Benuanta 2026, Dorong kebangkitan UMKM dan Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan

Karhutla di Tengah El Nino Ancam Ekonomi, Dampaknya Bisa Lebih Besar dari Nilai Hutan yang Terbakar

Pameran Arsip Asrul Sani Telusuri Jejak Kreatif Maestro Sastra dan Film

Kabut Asap Karhutla Selimuti Palembang, Jarak Pandang Kurang dari 50 Meter dan Kualitas Udara Berbahaya

QRIS Menjangkau 65,77 Juta Pengguna, Mayoritas Merchant Merupakan UMKM

Penyerapan Gabah Petani Capai 3,67 Juta Ton, Bulog Dekati Target 4 Juta Ton

Mendadak Gelar Ratas pada Malam Hari di Waktu Libur! Presiden Bahas Karhutla dan Bencana di NTT

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.