Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Festival Tabut Bengkulu Buktikan Daya Tarik, Wamenpar Sebut 132 Ribu Pengunjung

📅 Minggu, 06 Jul 2025, 01:10 WIB | Oleh: Tim Penulis
Festival Tabut Bengkulu Buktikan Daya Tarik, Wamenpar Sebut 132 Ribu Pengunjung Doc: Antara
Ket. Kegiatan penutupan Festival Tabut Bengkulu 2025, di Bengkulu, Sabtu (5/7).

Bengkulu - Wakil Menteri Pariwisata (Wamenpar) Ni Luh Puspa menyatakan Festival Tabut Bengkulu 2024 mampu menarik 132 ribu kunjungan wisatawan ke Provinsi Bengkulu.

"Tentu tahun ini (Festival Tabut Bengkulu 2025) saya yakin lebih, tadi pak kadis pariwisata sempat menyampaikan asumsi rata-rata dan ini tentu memberikan tren yang sangat positif, ini juga memberikan optimisme bagi kita bahwa pariwisata Bengkulu ini akan bisa terus meningkat," kata Wakil Menteri Pariwisata (Wamenpar) Ni Luh Puspa di Bengkulu, Sabtu (5/7).

Festival Tabut kata dia memberikan dampak signifikan bagi daerah, selain menarik ratusan ribu kunjungan, Festival Tabut Bengkulu juga melibatkan 420 pelaku UMKM pada penyelenggaraan tahun lalu.

"Ada 420 pelaku UMKM yang terlibat dengan 1.509 pekerja seni dan menciptakan lapangan kerja bagi sekitar 2.500 tenaga kerja," kata dia.

Hal tersebut menurut Ni Luh Puspa menjadi capaian yang luar biasa dan mampu ikut menggerakkan perekonomian daerah yang berasal dari sisi pariwisata.

"Ini luar biasa sekali dari satu festival saja. Dan ini juga melibatkan ada 70 komunitas lokal, serta mencatatkan perputaran ekonomi mencapai Rp3,02 miliar," ujarnya.

Ni Luh Puspa pun percaya untuk penyelenggaraan Festival Tabut Bengkulu 2025 akan lebih baik dari capaian penyelenggaraan 2024.

Sebelumnya, Wakil Menteri Pariwisata (Wamenpar) Ni Luh Puspa menutup gelaran Festival Tabut Bengkulu 2025 pada Sabtu malam 5 Juli 2025.

"Ini luar biasa ya, saya baru pertama kali ke Festival Tabut ini, tetapi melihat antusiasme dan UMKM yang terlibat, masyarakat yang hadir begitu antusias, ini luar biasa sekali," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
Megapolitan
Jakarta Diprediksi Cerah Be...
Megapolitan
Penataan dan Penertiban Kab...
Advertisement
FIFA Asean Cup 2026: Drama VAR! Thom Haye Kartu Merah, Indonesia Vs Malaysia Masih 0-0 di Babak Pertama

FIFA Asean Cup 2026: Drama VAR! Thom Haye Kartu Merah, Indonesia Vs Malaysia Masih 0-0 di Babak Pertama

28 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.