Tragedi Kapal Tenggelam di Selat Bali, Basarnas Nyatakan 30 Orang Selamat, 29 Masih Hilang, 6 Meninggal
Sabtu, 05 Jul 2025, 09:43 WIBBANYUMAS - Hingga Jumat (4/7) malam, 30 orang penumpang kapal feri Tunu Pratama Jaya yang tenggelam di perairan Selat Bali, Rabu (2/7) malam, dipastikan selamat. Sementara 29 orang lainnya masih hilang.
Korban tewas akibat kecelakaan feri itu mencapai enam orang, kata Deputi Bidang Operasi Pencarian dan Pertolongan dan Kesiapsiagaan Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas), Ribut Eko Suyanto.
Korban selamat ke-30 teridentifikasi atas nama Wahyudi alias Sinyo, setelah Badan SAR melakukan verifikasi menyeluruh bahwa Wahyudi dan Tri Wahyudi merupakan dua individu berbeda yang sama-sama selamat dalam kecelakaan tersebut.
"Namun Wahyudi alias Sinyo langsung pulang tanpa melapor ke tim SAR," ujarnya. "Sabtu nanti tim SAR akan melanjutkan operasi pencarian melalui jalur udara dan laut untuk mencari korban hilang," tambahnya.
Dalam upaya pencarian pada hari Jumat, tim SAR menghadapi gelombang setinggi 2,5 meter, angin kencang, dan jarak pandang hanya tiga kilometer di perairan sekitar Pulau Bali, katanya.
Pencarian melalui udara dan laut difokuskan pada jalur utara KetapangâGilimanuk dan wilayah selatan lepas Pulau Bali, imbuhnya.????????Â
Wahyu Setia Budi, Koordinator Badan SAR Banyuwangi, sebelumnya melaporkan, kapal roll on/roll off Tunu Pratama Jaya itu membawa 53 penumpang, 12 awak kapal, dan 22 mobil.
Kapal tersebut berangkat dari Pelabuhan Ketapang, Kabupaten Banyumas, Jawa Timur, menuju Pelabuhan Gilimanuk, Bali, pada Rabu pukul 22.56 WIB dan dilaporkan tenggelam pada pukul 23.35 WIB.
Menanggapi tragedi tersebut, Presiden Prabowo Subianto telah menginstruksikan kepada seluruh instansi pemerintah terkait untuk berupaya semaksimal mungkin menyelamatkan seluruh penumpang dan awak kapal nahas tersebut.
- Kapal Tenggelam di Selat Bali
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Antara, Lili Lestari
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.