Cilic Singkirkan Harapan Tuan Rumah Jack Draper dari Wimbledon
Jumat, 04 Jul 2025, 07:05 WIBLONDON, INGGRIS â Petenis Inggris, Jack Draper harus mengubur ambisinya di Wimbledon lebih awal setelah takluk dari mantan finalis Marin Cilic, Jumat (4/7). Dalam duel mengejutkan di Court One, Draper, unggulan keempat sekaligus harapan baru tenis Inggris, disingkirkan Cilic dalam empat set: 6-4, 6-3, 1-6, 6-4.
Cilic, petenis Kroasia berusia 36 tahun yang kini duduk di peringkat 83 dunia, tampil bak di masa jayanya dengan melepaskan 53 winner dan memupus harapan publik tuan rumah. Bagi Draper, kekalahan ini menjadi pengingat pahit bahwa masih banyak pekerjaan rumah di lapangan rumput.
âIni mungkin kekalahan paling menyakitkan dalam karier saya," ujar Draper dengan nada kecewa. "Saya merasa luar biasa di clay (tanah liat) dan hard court (lapangan keras) tahun ini, tapi begitu masuk ke rumput, semua terasa berbeda."
Petenis 23 tahun itu memang belum pernah melewati babak kedua di empat penampilan Wimbledon-nya. Meski sempat membuat gebrakan dengan menembus semifinal US Open musim lalu, penampilan di Grand Slam 2024 sejauh ini belum meyakinkanâgagal ke delapan besar di Australia, Roland Garros, dan kini Wimbledon.
"Performa saya di rumput tahun ini mengecewakan. Banyak kelemahan yang terlihat jelas, terutama saat melawan pemain sekelas Cilic di permukaan seperti ini," lanjut Draper. "Saya merasa sudah cukup berkembang, tapi hari ini saya sadar saya masih tertinggal."
Ia juga mengungkap kekagumannya pada prestasi dua kali juara Wimbledon, Andy Murray, yang baru saja gantung raket.
"Apa yang dilakukan Andy benar-benar luar biasa. Kini saya lebih menghargai seberapa beratnya menang di sini."
Sementara Draper terpukul, Marin Cilic menikmati malam emosional di London. Runner-up Wimbledon 2017 itu mengaku sangat tersentuh bisa kembali ke level tertinggi setelah dua tahun absen dari All England Club akibat cedera lutut serius yang sempat mengancam kariernya.
"Perasaan saya luar biasa. Dua tahun lalu saya bahkan tak tahu apakah bisa bermain lagi di level ini," kata Cilic. "Prosesnya panjang, penuh cobaan, tapi saya tak pernah kehilangan keyakinan."
Cilic, juara US Open 2014 dan finalis Australia Open 2018, tampil memukau di hadapan penonton Inggris. Ia bahkan mempersembahkan kemenangan ini untuk anak-anaknya yang turut hadir menonton.
"Mereka jadi alasan saya terus mencintai olahraga ini. Mengejar mereka tiap hari juga bikin saya tetap bugar!" ujarnya berseloroh.
Kemenangan ini semakin menegaskan kemampuan Cilic di lapangan rumput, meski ia kini berada di fase akhir kariernya. Ia sebelumnya tersingkir di babak pertama Australian Open dan Roland Garros, tapi sukses bangkit dengan menjuarai turnamen Challenger di Nottingham bulan lalu.
Dengan performa seperti ini, Cilic membuktikan bahwa usia bukanlah halangan untuk bersinar di panggung Grand Slam. Sementara bagi Draper, kekalahan ini bisa menjadi cambuk untuk memperbaiki diriâdan menyadari bahwa status sebagai unggulan tak cukup tanpa fondasi permainan yang solid.
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: AFP, Benny Mudesta Putra
Berita Terkait:
-
Final Four Proliga 2026: Seri Ketiga di Semarang Dipastikan Berlangsung Ketat
-
AS Jamin Timnas Iran Tetap Disambut di Piala Dunia, Wacana Italia Picu Polemik
-
Keberanian Atletico Diuji Ketajaman Arsenal
-
BIGBANG Comeback! Tur Dunia 20 Tahun Dimulai Agustus dan Album Baru Segera Rilis
-
Peluang Ekspor Pupuk Menggoda, Pupuk Indonesia: Jangan Sampai Petani Kekurangan
-
Apel Siaga Ambulans untuk Pelayanan Kegawatdaruratan saat Mudik Lebaran
-
Remaja 14 Tahun Ikut Tawuran? Kapolres Metro Bekasi Bongkar Daftar 13 Pelaku di Babelan
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.