Wimbledon Sangat Magis, Lima Unggulan Gugur, Terakhir Jasmine Paolini

Kamis, 03 Jul 2025, 13:45 WIB

LONDON – Lapangan tenis Wimbledon sungguh magis. Sudah ada lima unggulan yang gugur. Terakhir adalah finalis tahun lalu, Jasmine Paolini. Dia tidak mampu menghindari kejutan yang dialami banyak petenis papan atas lainnya di dua babak pertama di Wimbledon.

Unggulan keempat itu tersingkir di babak kedua, Rabu (2/7). Dia kalah dari Kamilla Rakhimova 4-6, 6-4, 6-4. Sebelumnya para unggulan telah gugur. Mereka adalah Coco Gauff (unggulan kedua), Jessica Pegula (3), dan Zheng Qinwen (5). Semua kalah di babak pertama Wimbledon, Selasa (1/7).

Ket. Foto: jasmine paolini — Sumber: ist

Menurut data WTA, 15 dari 32 unggulan kalah selama tiga hari pertama secara keseluruhan. Ini termasuk unggulan No 9 Paula Badosa disingkirkan oleh Katie Boulter, Senin (30/7).

Tahun ini adalah pertama kalinya sejak 2018, ketika empat dari lima unggulan teratas tersingkir dari Wimbledon sebelum babak ketiga. Sama seperti tahun ini, dari lima unggulan teratas, hanya unggulan No. 1 (Simona Halep) yang selamat dari babak kedua di Wimbledon 2018.

Halep kemudian kalah di babak ketiga. Faktanya, di Wimbledon 2018, tidak ada unggulan Top 10 yang berhasil mencapai perempat final. Tepatnya, unggulan No. 11 memenangi gelar Wimbledon 2018, yakni Angelique Kerber.

Sementara itu, petenis No. 62 dunia Rakhimova memasuki pertandingan babak kedua dengan skor 0-7 melawan 10 petenis Top dalam kariernya, dan hanya memenangi satu set. Namun, dia membalikkan keadaan dengan menyelamatkan empat break point dalam servis gim pertamanya di set kedua saat tertinggal 6-4, 1-0.

Dia tidak pernah kehilangan servis di set kedua dan ketiga, dan berhasil mematahkan servis Paolini untuk mengawali set penentuan hingga akhir pertandingan yang berlangsung selama dua jam 19 menit.

"Rasanya luar biasa. Saya menikmati permainan di lapangan hari ini. Saya percaya pada diri sendiri dan berusaha keras untuk itu," kata Rakhimova setelah pertandingan. "Saya hanya mencoba bermain poin demi poin, tidak peduli skornya, tidak peduli lawannya, dan melakukan tugas."

Petenis berusia 23 tahun itu melaju ke babak ketiga ajang Grand Slam untuk ketiga kalinya, setelah melakukannya di US Open tahun 2021, dan Roland Garros tahun 2023.

Seminggu sebelum Wimbledon, Rakhimova mencapai perempat final pertamanya di tingkat tur WTA musim ini di Eastbourne, di mana ia mengalahkan unggulan keenam Peyton Stearns dan juga menaklukkan Elisabetta Cocciaretto -- yang mengalahkan Pegula, Senin (30/7).

"Tahun lalu, musim lapangan rumput saya cukup singkat," kata Rakhimova. Namun tahun ini dia memiliki persiapan yang sangat baik, tiga turnamen sebelum Wimbledon. Dia menikmati lapangan rumput saat ini dan saya merasakannya.

Berusaha mencapai babak keempat turnamen major untuk pertama kalinya, Rakhimova selanjutnya akan menghadapi unggulan ke-30 Linda Noskova, yang juga memenangi pertandingan tiga set melawan petenis Jerman Eva Lys 6-2, 2-6, 6-3.

Sementara Noskova mencapai perempat final Australian Open tahun lalu, ini adalah pertama kalinya ia melewati babak kedua di Wimbledon.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Aloysius Widiyatmaka

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.