Keluarga Berlusconi Jual AC Monza ke Investor AS, Akhiri Satu Era dalam Sepak Bola Italia
Kamis, 03 Jul 2025, 08:45 WIBMILAN â Keluarga Berlusconi resmi mengakhiri keterlibatannya dalam dunia sepak bola setelah menyepakati penjualan klub AC Monza ke perusahaan investasi asal Amerika Serikat, Beckett Layne Ventures. Kesepakatan ini menandai berakhirnya babak penting dalam kiprah salah satu tokoh paling berpengaruh di sepak bola Italia.
Dalam pernyataan resmi yang dirilis Rabu (2/7), disebutkan bahwa nilai akuisisi Monza â yang terdegradasi dari Serie A musim lalu â diperkirakan mencapai 45 juta euro atau sekitar 792 miliar rupiah, termasuk utang klub, menurut sumber yang mengetahui detail transaksi.
Kesepakatan ini sekaligus menjadi simbol mundurnya keluarga Berlusconi dari panggung sepak bola, setahun setelah wafatnya Silvio Berlusconi, mantan Perdana Menteri Italia empat kali dan taipan media ternama. Sebelumnya, Berlusconi dikenal luas sebagai pemilik legendaris AC Milan, yang di bawah kepemimpinannya meraih tujuh gelar Liga Champions.
Berlusconi mengakuisisi Monza pada 2018 saat klub tersebut masih berlaga di Serie C, divisi ketiga Italia, hanya dengan nilai sekitar 3 juta euro. Dengan menggandeng tangan kanannya di Milan, Adriano Galliani, Monza melesat cepat dan mencetak sejarah promosi ke Serie A untuk pertama kalinya pada 2022.
Namun, musim 2023/24 berakhir pahit. Monza finis di posisi terbawah klasemen dan kembali turun kasta, memaksa perusahaan induk keluarga Berlusconi, Fininvest, memangkas nilai buku klub hingga 70 persen, dari 100 juta euro menjadi hanya 30 juta euro.
Dalam kesepakatan baru ini, Beckett Layne Ventures akan langsung menguasai 80 persen saham Monza, sementara Fininvest akan mempertahankan 20 persen sisanya sebelum melakukan penjualan penuh paling lambat Juni 2026.
Sejak diambil alih Berlusconi, Monza mencatatkan kerugian besar, mencapai total 270 juta euro (sekitar 4,75 triliun rupiah). Untuk tahun 2024 saja, kerugian operasional klub tercatat sebesar 48 juta euro (sekitar 843 miliar rupiah).
Monza menjadi klub terbaru dalam deretan panjang tim Italia yang kini dimiliki investor asal Amerika Serikat. Klub-klub besar Serie A seperti Inter Milan, AC Milan, AS Roma, Parma, Fiorentina, hingga Hellas Verona semuanya berada di bawah kendali modal AS.
Penjualan ini semakin mengukuhkan tren masuknya modal asing ke sepak bola Italia, terutama dari Amerika Serikat, yang melihat potensi pertumbuhan jangka panjang di Serie A.
Bagi publik Italia, berakhirnya era Berlusconi di Monza bukan hanya pergantian kepemilikan biasa. Ini adalah penutup simbolis dari pengaruh panjang Silvio Berlusconi dalam sepak bola nasional â dari kejayaan AC Milan hingga ambisi membesarkan Monza dari kasta bawah. Kini, tongkat estafet berpindah ke tangan investor baru dari seberang Atlantik.
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: AFP, Benny Mudesta Putra
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.