Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

DKI Jakarta Siapkan 14 Juta Paket Subsidi Pangan Murah, Bantu Tekan Beban Warga

📅 Kamis, 03 Jul 2025, 17:05 WIB | Oleh: Tim Penulis
DKI Jakarta Siapkan 14 Juta Paket Subsidi Pangan Murah, Bantu Tekan Beban Warga Doc: Antara
Ket. Warga membeli sayur dan buah dengan harga murah yang dijual di acara bazar dan pasar murah di RPTRA Bhineka Pesanggrahan, Jakarta, beberapa waktu lalu.

Jakarta - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyiapkan sebanyak 14 juta paket subsidi pangan murah selama 2025 dan subsidi itu menjadi anggaran terbesar di Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta.

"Anggaran dari KPKP yang paling banyak sebenarnya untuk subsidi pangan," kata Kepala Dinas KPKP DKI Jakarta Hasudungan Sidabalok di Jakarta, Kamis (3/7).

Menurut dia, dari total anggaran Dinas KPKP 2025 yang mencapai Rp1,1 triliun lebih itu, 70 persen digunakan untuk subsidi pangan murah. Sedangkan sisanya digunakan belanja operasional dan modal.

"Kemudian yang kedua paling besar adalah belanja barang dan jasa sebesar 17,2 persen dan belanja pegawai 11,86 persen dari total anggaran Dinas KPKP," kata dia.

Jumlah subsidi pangan yang mencapai 70 persen atau Rp825 miliar lebih itu digunakan untuk menyiapkan sebanyak 14 juta paket pangan murah yang nantinya diberikan kepada warga DKI Jakarta.

Rencananya pada anggaran perhubungan, Dinas KPKP DKI Jakarta akan meminta penambahan sebanyak 3 juta paket subsidi pangan murah. "Sehingga nanti totalnya Rp1 triliun untuk menyiapkan 17 juta paket," ujarnya.

Di dalam paket pangan murah itu terdiri dari ayam, daging sapi, ikan kembung, beras, telur ayam dan susu UHT.

Menurut dia, hingga Mei 2025 total subsidi pangan murah di DKI Jakarta sudah menghabiskan anggaran Rp205 miliar dan itu akan terus bertambah seiring adanya penyaluran pangan murah.

"Setiap paket pangan murah totalnya mencapai Rp352 ribu," kata dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Megapolitan
Warga Bekasi Akan Dihibur B...
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.