Gauff Janji Evaluasi Usai Tersingkir Mengejutkan di Wimbledon
Rabu, 02 Jul 2025, 05:42 WIBLONDON, INGGRIS â Coco Gauff bertekad melakukan evaluasi menyeluruh setelah secara mengejutkan tersingkir di babak pertama Wimbledon, hanya beberapa pekan usai menjuarai Prancis Open.
Petenis Amerika Serikat yang menempati unggulan kedua itu takluk 6-7(3), 1-6 dari petenis Ukraina peringkat 42 dunia, Dayana Yastremska, dalam laga berdurasi 78 menit di All England Club, Rabu (2/7) dini hari WIB.
Kekalahan ini menjadi yang paling awal bagi Gauff di ajang Grand Slam sejak gugur di babak pertama Wimbledon tahun lalu. Padahal, dengan status juara Roland Garros, banyak yang memprediksi Gauff akan melaju jauh di London.
âSaya merasa secara mental sedikit kewalahan dengan semua yang terjadi setelah kemenangan di Prancis. Saya tidak merasa punya cukup waktu untuk merayakannya sekaligus kembali fokus,â ujar Gauff.
âIni pertama kalinya saya menghadapi pengalaman seperti ini â datang dari kemenangan besar dan langsung ke Wimbledon. Saya banyak belajar tentang apa yang sebaiknya saya lakukan atau tidak lakukan di masa depan.â
Saat ditanya lebih lanjut soal rencana ke depan, Gauff mengakui bahwa ia mungkin perlu menambah jam terbang di lapangan rumput sebelum tampil di Wimbledon.
âSaya merasa butuh lebih banyak pertandingan di atas permukaan ini. Seperti menyusun puzzle,â jelasnya. Saya biasanya tidak suka bertanding seminggu sebelum turnamen besar karena jedanya terlalu singkat. Tapi mungkin saya perlu pertimbangkan bermain di Bad Homburg atau Eastbourne."
âKalau nanti ada kesempatan lagi, saya akan menyusun rencana dengan cara yang berbeda. Tapi saya juga tidak mau menutup mata, Dayana bermain luar biasa. Saya tidak merasa tampil buruk, tapi dia memang banyak mencetak winner.â
Gauff kembali gagal menembus babak perempat final di Wimbledon, tempat yang selama ini belum pernah berhasil ia lewati dalam enam kali penampilannya.
Di laga tersebut, Gauff tampil di bawah standar dengan mencatat sembilan double fault, 29 unforced error, dan hanya menghasilkan enam winner â statistik yang menjadi cerminan penampilannya yang jauh dari konsisten.
Sebaliknya, Yastremska yang sebelumnya pernah mengklaim memiliki alergi terhadap lapangan rumput, justru tampil prima dan melanjutkan performa impresifnya di permukaan hijau usai menembus final Nottingham dan perempat final Eastbourne pada Juni lalu.
âIni pertandingan yang luar biasa. Saya benar-benar tampil on fire, bahkan kuku saya juga dihias api,â canda Yastremska seusai laga.
âBisa bermain melawan Coco adalah sesuatu yang spesial. Lapangan ini dibuat untuk para pemain terbaik, dan saya sangat bersyukur bisa berada di sini. Ini hasil yang tidak saya sangka. Tapi saya menikmati bermain di rumput. Rasanya tahun ini kami mulai berteman, saya harap perjalanan saya masih bisa berlanjut.â
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: AFP, Benny Mudesta Putra
Berita Terkait:
-
Remaja 14 Tahun Ikut Tawuran? Kapolres Metro Bekasi Bongkar Daftar 13 Pelaku di Babelan
-
AS Jamin Timnas Iran Tetap Disambut di Piala Dunia, Wacana Italia Picu Polemik
-
Peluang Ekspor Pupuk Menggoda, Pupuk Indonesia: Jangan Sampai Petani Kekurangan
-
Final Four Proliga 2026: Seri Ketiga di Semarang Dipastikan Berlangsung Ketat
-
Keberanian Atletico Diuji Ketajaman Arsenal
-
BIGBANG Comeback! Tur Dunia 20 Tahun Dimulai Agustus dan Album Baru Segera Rilis
-
Benarkah Orangtua Dapat Bergantung pada PP Tunas agar Anak Tak Gila Gadget
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.