Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ratusan Pasang Kerbau di Jembrana Ikuti Pacuan Makepung Piala Kapolda Bali

📅 Minggu, 29 Jun 2025, 19:30 WIB | Oleh:
Ratusan Pasang Kerbau di Jembrana Ikuti Pacuan Makepung Piala Kapolda Bali Doc: ANTARA/Gembong Ismadi
Ket. Lomba makepung atau pacuan kerbau di Jembrana, Bali, Minggu (29/6/2025) dalam rangka perebutan piala Kapolda Bali.

JEMBRANA - Ratusan pasang kerbau di Kabupaten Jembrana mengikuti lomba makepung, yakni pacuan kerbau khas kabupaten tersebut yang memperebutkan Piala Kapolda Bali.

"Makepung Kapolda Bali Cup agar terus dilaksanakan, sehingga bukan hanya satu kali, namun terus berlanjut di Kabupaten Jembrana," kata Kapolda Bali Inspektur Jenderal (Irjen) Polisi Daniel Adityajaya saat membuka pacuan kerbau tersebut di Sirkuit All in One, Desa Pengambengan, Kecamatan Negara, Jembrana, Bali, Minggu.

Kapolda mengatakan pacuan kerbau makepung merupakan budaya lokal yang harus dilestarikan, termasuk nilai-nilai simbolis dan filosofis dalam budaya ini.

Makepung, kata dia, membawa nilai-nilai kebersamaan, gotong-royong dan sportivitas sebagai budaya masyarakat.

Turnamen Makepung Kapolda Bali Cup dalam rangka HUT Ke-79 Bhayangkara diikuti 250 pasang kerbau yang dibagi dalam regu Ijogading Barat dan Ijogading Timur.

Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan mengatakan makepung memiliki daya tarik yang potensial untuk sektor pariwisata.

"Pacuan kerbau seperti ini hanya ada di Jembrana. Karena khas dan unik, makepung menjadi salah satu aset pariwisata di kabupaten kami," katanya.

Dia mengatakan selain pariwisata, pelestarian makepung juga akan berdampak positif pada sektor pertanian dan peternakan, karena dua sektor tersebut berhubungan dengan kerbau.

"Meskipun pekerjaan sektor pertanian saat ini lebih banyak menggunakan mesin, dengan tradisi makepung akan melestarikan peternakan kerbau," katanya.

Menurut dia, di zaman seperti sekarang menjaga tradisi seperti makepung bukanlah hal yang mudah, karena memelihara dan melatih kerbau makepungmembutuhkan biaya.

Karena itu, dia menghargai masyarakat yang bersedia memelihara dan melatih kerbau untuk pacuan makepung, sehingga tradisi khas Jembrana ini tetap lestari.

"Saya sampaikan penghargaan kepada masyarakat yang mempertahankan budaya ini, terbukti jumlah kelompok makepungdari tahun ke tahun terus bertambah sesuai apa yang dilaporkan dari koordinator makepung," katanya.

Dengan pelaksanaan Lomba Makepung Kapolda Bali Cup ini, kata dia, juga wujud kepedulian Polri terhadap budaya yang mengakar di masyarakat Jembrana.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.