Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Sop Buntut Pasar Pabean: Legenda Sejati Kuliner Surabaya

📅 Jumat, 27 Jun 2025, 17:43 WIB | Oleh:
Sop Buntut Pasar Pabean: Legenda Sejati Kuliner Surabaya Doc: Koran Jakarta/ Selocahyo
Ket. Pengunjung tengah menikmati Sop Buntut Ganefo Pasar Pabean Surabaya.

Eksis hampir 70 tahun, kuliner dari Kota Surabaya yang satu ini layak masuk daftar wajib coba. Ya, sudah bukan rahasia jika obyek andalan Kota Pahlawan yang sesungguhnya adalah wisata kuliner, bahkan bagi warga kotanya sendiri! 

Jika selama ini populer dengan menu-menu Jawa Timur-an seperti Rawon, Soto Madura, Tahu Tek dan Nasi Bebek, ternyata Surabaya juga punya pilihan yang lebih "umum", bahkan bersifat internasional karena beberapa negara memiliki versinya masing-masing dari menu ini. 

Terbuat dengan ekor sapi, ada beberapa versi sup buntut yang populer di seluruh dunia: makanan tradisional Korea, makanan Tiongkok yang lebih mirip semur, makanan etnis Amerika Serikat Selatan yang sudah ada sejak periode sebelum perang revolusi,  sup kuah tebal dan gurih yang populer di Inggris sejak abad ke-18, dan ekor sapi goreng/panggang dicampur dengan variasi sup di Indonesia. 

Nah jika Anda penggemar sop buntut, wajib mampir ke tempat satu ini. Terletak di seberang Pasar Pabean, Jalan Kalimati Kulon, Sop Buntut Ganefo yang dirintis oleh pasangan Ang Tjoe Nio dan Kang Tian Soe ini sudah menyapa warga Surabaya sejak 21 Februari 1957. 

Usaha tersebut lalu diwariskan ke anak mereka Kang Tjwie dan Tan Giok Seng pada tahun 1982. Dan kini warung yang membawa rahasia rempah-rempah kuno dan terletak di sebuah gang buntu itu dijalankan oleh generasi keempat, Amy Amabel.

Sekilas penampilan menu ini seperti kebanyakan sop buntut lainnya, namun bagi yang expert di bidang makanan, tentu saat pertama melihat akan langsung tertarik mencoba. Bagaimana tidak, kuah kaldunya membawa aura "fresh" dengan warna kecoklatan yang pas tidak terlalu kental plus taburan seledri yang banyak. 

Sementara daging pada potongan buntutnya terlihat coklat kemerahan menandakan kualitas kesegarannya yang langsung terkonfirmasi dalam suapan pertama. Dan puncaknya adalah paduan rasa gurih daging buntut bertulang muda yang empuk ekstrim dengan sensasi rempah kuahnya yang kuat. Ini punya tingkat keasinan yang terukur, tidak sampai menutupi rasa daging dan rempahnya. 

Pengalaman jajan ini semakin sempurna dengan suasana gang lokasi warung tersebut berada yang dikelilingi rumah-rumah zaman Belanda dan bangunan lawas Pasar Pabean dengan denyut kesibukannya membawa kesan heritage tersendiri. 

Namun untuk menikmatinya memang harus  cukup effort, karena satu porsi sop buntut hangat beserta nasi berhias bawang goreng di atasnya dibandrol seharga 70 ribu rupiah (belum minum), nilai yang bagi mayoritas warga Surabaya termasuk mahal. Namun tetap destinasi kuliner ini wajib dicoba sekali-kali agar dapat pengunjung mengetahui kualitas sajian yang terjaga. 

Sambil makan di bangku kayu yang menghadap ke dinding gang, pengunjung juga bisa memilih menu lain seperti sop kikil, sop sumsum, buntut goreng, buntut penyet, sop babat, nasi campur, nasi rawon ayam penyet, hingga bebek goreng penyet.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Megapolitan
Daftar Lokasi Samsat Kelili...

Pemulihan sawah pascabencana di Aceh

1.5 jam yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pemulihan sawah pascabencan...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.